Banjir di Kebumen, Ratusan Warga Dievakuasi ke Kantor Camat

Taufik Budi, Jurnalis
Sabtu 19 Januari 2019 02:18 WIB
Banjir di Mojokerto (Dok Okezone)
Share :

Menurutnya, masih terdapat warga yang enggan dievakuasi petugas karena harus menjaga harta benda di rumah. Terlebih rumah-rumah yang sudah ditinggikan sehingga terbebas dari genangan banjir. Kebanyakan, hanya akses jalan menuju kediaman warga saja yang tertutup banjir.

"Belum semua warga mengungsi, karena memilih tetap tinggal, mungkin karena alasan harta benda. Untuk di kecamatan lain seperti Alian dan sebagainya yang kemarin kebanjiran, saat ini pengungsinya sudah mulai pulang ke rumah masing-masing,” tukasnya.

Sementara sejumlah warga korban banjir kini mulai terserang gatal-gatal. Mereka pun meminta bantuan obat-obatan berupa salep untuk mengatasi penyakit akibat kulit tubuhnya kerap terendam banjir yang kotor.

Kapolres Kebumen, AKBP Robert Pardede mengatakan, kebanyakan warga terserang gatal-gatal adalah yang menolak mengungsi. Mereka bertahan di rumah masing-masing untuk menjaga harta benda.

"Meski dalam rumah tidak terkena banjir tapi ketika mereka nongkrong-nongkrong di depan rumah kan kakinya ditaruh di air. Selain itu, di belakang rumahnya itu digunakan untuk kandang hewan, sehingga airnya jadi satu (kotor)," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya