Dinkes DKI: Masyarakat Jangan Hanya Bergantung pada Fogging

Fadel Prayoga, Jurnalis
Sabtu 02 Februari 2019 11:30 WIB
Kegiatan pengasapan atau fogging berantas jentik nyamuk (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Masyarakat Indonesia kebanyakan masih beranggapan dengan dilakukan pengasapan alias fogging maka wilayah tempat tinggalnya bakal terbebas dari nyamuk, terutama aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Padahal, asap tersebut hanya membunuh nyamuk dewasa, namun tidak bisa memberantas jentik nyamuknya.

Kepala Seksi Penyakit Menular, Tular Vektor dan Zoonotik Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Inda Mutiara mengimbau masyarakat untuk tidak terlena dengan kegiatan fogging sehingga jadi malas untuk memerhatikan tempat-tempat lembab di lingkungan tempat tinggal mereka.

"Jadi, meski fogging dilakukan, setelahnya masyarakat harus melakukan PSN 3M, dilakukan serentak dan rutin," ujar Inda kepada Okezone, Jumat, 1 Februari 2019 kemarin.

Menurutnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan melakukan fogging setelah pihaknya mendapat laporan bahwa di suatu daerah ada warga yang terkena DBD. Hal itu kata dia, mengacu kepada Perda Nomor 6 Tahun 2007 mengenai Pengendalian DBD. Diharapkan masyarakat langsung melapor ke puskesmas terdekat.

"Artinya, dengan adanya kasus itu masyarakat melaporkan langsung ke puskesmas. Nanti, petugas akan turun melihat langsung ke alamat tempat tinggal penderita. Diupayakan secepatnya, jangan tunggu sampai (pasien DBD) sudah pulang dari rumah sakit," tuturnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada 1-29 Januari 2019, jumlah penderita DBD di Indonesia dari 34 provinsi sebanyak 13.683 orang, di mana 132 di antaranya meninggal dunia.

Data tersebut meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan Januari 2018 silam. Kemenkes mencatat bahwa pada Januari 2018 lalu, jumlah penderita DBD sebanyak 6.167 dan yang meninggal dunia hanya 43 orang.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya