Banyak Petugas KPPS dan PPS Gugur di Jatim Akibat Kelelahan

Syaiful Islam, Jurnalis
Senin 22 April 2019 21:09 WIB
Foto Ilustrasi shutterstock
Share :

SURABAYA - Proses pemilu 2019 serentak yang digelar dalam satu hari, rupanya membuat petugas dari Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Linmas harus bekerja ekstra keras.

Sebab mereka harus bekerja dari pagi sampai subuh. Bahkan ada yang selesai sampai pagi kembali. Kondisi tersebut membuat petugas KPPS dan PPS kelelahan. Tak jarang ada petugas yang sampai meninggal dunia saat menjalankan tugas.

Berdasarkan data yang ada di KPUD Provinsi Jatim menyebutkan sebanyak 10 perangkat pemungutan suara meninggal dunia dalam menjalankan tugas pemilu 2019 serentak. Sebagian besar mereka meninggal karena kelelahan.

 

Mereka yang meninggal terdiri dari petugas KPPS sebanyak empat orang, petugas PPS dua orang, anggota linmas sebanyak tiga orang, dan satu tenaga pendukung KPU.

"Laporan dari berbagai daerah di Jatim ada 10 perangkat pemungutan suara yang meninggal dalam menjalankan tugas saat pemilu. Mereka mengalami kelelahan, sakit dan akhirnya meninggal dunia," terang Ketua KPUD Provinsi Jatim, Choirul Anam, Senin (22/4/2019).

Menurutnya, dengan adanya kejadian tersebut diharapkan proses pemilu serentak berikutnya tidak digelar dalam satu hari. Melainkan digelar dengan beberapa tahapan, namun masih dalam tahun yang sama. Sehingga kejadian ini tidak terulang kembali.

"Misal pileg dulu, baru setelah itu pilpres yang dilaksanakan dalam tahun yang sama. Pemilu serentak kali ini banyak menguras tenaga di lapangan. Rata-rata petugas KPPS selesai sampai subuh, bahkan ada yang selesai sampai pukul 07 00 pagi," tandas Anam.

 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya