JAKARTA – Markas Besar (Mabes) Polri mengimbau semua pihak tidak memobilisasi massa ataupun konvoi kemenangan pasca-Pemilu 2019. Hal itu dilakukan demi menjaga kondusivitas kemanan nasional.
"Menghimbau untuk tidak memobilisasi massa dan konvoi-konvoi merayakan kemenangan secara awal," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada Okezone, Selasa (23/4/2019).
(Baca juga: BIN: Masyarakat Sudah Dewasa, Bisa Jaga Keamanan Nasional Pasca-Pemilu)
Masyarakat, lanjut Dedi, diminta bersabar dan tetap mendukung proses demokrasi secara damai. Mereka uga diminta bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan nasional.
"Tetap menjaga persatuan kesatuan, saling menghormati, dan tetap menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU pada tanggal 22 Mei," jelas dia.
(Baca juga: JK Dorong Percepatan Pertemuan Jokowi-Prabowo untuk Wujudkan Rekonsiliasi Nasional)
Kendati begitu, Polri tetap menyiagakan personel di tempat-tempat krusial pasca-pilpres. Dedi menyebut jumlah pasukan yang disiagakan sebanyak dua pertiga dari jumlah awal pengerahan.
“Dari 271.880 personel saat ini yang laksanakan pam 2/3 dari jumlah tersebut mas,” pungkas dia.
(Hantoro)