Ribuan personel TNI dan polisi sudah menjaga ketat gedung Bawaslu. Bahkan, kawat berduri sepanjang 5 meter pun dibentangkan di depan kantor Bawaslu sebagai bentuk pengamanan aksi tersebut.
Bahkan, ada juga kendaraan mobil barracuda dan Water Canon Polri diterjunkan untuk mengantisipasi adanya kerusuhan di dalam aksi tersebut.
Aksi mengepung Bawaslu diketahui menuntut penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan calon nomor 01 Jokowi-Ma'ruf Amin karena banyaknya kecurangan.
(Awaludin)