Dengan adanya aksi damai di depan Gedung Bawaslu RI yang diikuti oleh ratusan orang, sambungnya, merupakan bentuk penyampaian pendapat terhadap hasil pemilu.
“Ini wujud kita tidak terima. Karena itu, kita adakan aksi damai ini,” katanya.
Di sisi lain, Titiek juga menyayangkan sikap aparat keamanan yang dianggap terlalu berlebihan dalam melakukan penjagaan aksi massa.
“Massa disambut oleh Kepolisian seperti ini. Seharusnya mereka (polisi) malu karena yang mereka hadapi emak-emak, kayak mau perang,” ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)