Dika pun bersama karyawan lainnya menghabiskan waktu sekitar 6 jam untuk mencoba menghitung kembali uang logam guna memastikan jumlahnya.
"Kata dia (pembeli) uangnya pas, tapi buat mastiin jumlahnya dihitung lagi, ada tiga orang yang hitung ganti-gantian dari jam setengah 10 pagi sampai jam 4 sore dan memang jumlahnya Rp14 juta," ujarnya.
Dika menuturkan, motor tersebut dibeli bukan untuk atas nama Syukron melainkan mertuanya, di mana uang logam itu merupakan hasil menabung selama 4 tahun di dalam galon air mineral. "Katanya itu hasil iseng ngumpulin 4 tahun, ada uang logam masukin ke galon totalnya Rp15 juta, karena bingung buat apa jadi untuk DP motor," kata Dika.
Baca Juga: Bangun Alun-Alun, 200 Lapak PKL Dekat Bekas Taman Topi Bogor Dibongkar
(Arief Setyadi )