JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Komisi VI DPR akan memanggil sejumlah pihak untuk menggali persoalan PT Jiwasraya (Persero). Di antaranya, Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran Direksi Jiwasraya, yang akan dipanggil pada 29 Januari 2020.
Ketua Panja Komisi VI DPR RI Aria Bima mengatakan, sebelum memanggil Erick Thohir dan Direksi Jiwasraya, Panja akan memanggi para pakar yang memiliki pemahaman tentang persoalan Jiwasraya.
"Hari Selasa jam 1 siang kita undang para pakar, setelah itu selesai hari Rabu kita jadwalkan mengundang Menteri BUMN (Erick Thohir) beserta jajaran PT Asuransi Jiwasraya," kata Aria usai rapat Panja di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).
Baca Juga: Komisi III Harap Panja Bisa Bongkar Aktor Intelektual Kasus Jiwasraya
Aria menekankan, jika semua anggota Panja Komisi VI DPR sepakat mempunyai tujuan untuk sebagai sistem pengawasan, guna mempercepat penyelesaian dan penyehatan di tubuh asuransi pelat merah itu.
"Dan bagaimana secepat mungkin tunggakan-tunggakan yang kemarin gagal bayar itu diselesaikan," tutur Aria.
Adapun dalam rapat perdana yang berlangsung tertutup hari ini, kata Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hanya membahas beberapa hal saja.
"Hari ini kita bicara soal term of refrencesnya, apa-apa saja yang menjadi dasar Panja ini," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, sudah ada tiga Komisi di DPR yang membuat Panja terkait kasus Jiwasraya. Panja yang sudah terbentuk dan sudah berjalan yakni, Komisi VI DPR. Sementara, Komisi XI dan Komisi III DPR hingga sekarang belum terbentuk.
Baca Juga: Kejagung Blokir 35 Rekening Bank Milik 5 Tersangka Kasus Jiwasraya
Dalam kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Jiwasraya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Mereka adalah eks Direktur Utama PT Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Presiden Direktur PT TRAM Heru Hidayat, dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.
(Arief Setyadi )