MANADO – Pria positif terinfeksi virus korona yang dirawat di ruang Isolasi RSUP Prof Kandouw, Manado, Sulawesi Utara sudah menjalani dua tahapan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan terakhir pasien berusia 51 tahun itu dinyatakan sudah negatif Covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulawesi Utara, Steaven Dandel Hasil mengatakan, sesuai standar operasional prosedur (SOP) hasil negatif ini harus diperiksa sampai beberapa kali lagi untuk dipastikan bahwa pasien itu sudah sembuh.
Baca juga: Pria Paruh Baya di Manado Positif Virus Korona
"Apabila nanti serialnya ini terus negatif maka pasien ini sudah bisa dinyatakan sembuh," ujar Dandel kepada Okezone, Minggu (15/3/2020).
Untuk itu, lanjut Dandel, pasien korona tesebut masih tetap diambil beberapa sampel untuk pemeriksaan kembali. Saat ini, pasien masih di ruang isolasi dengan kondisi stabil.
Selain itu Satgas Covid-19 Provinsi Sulut sudah melakukan tracing terhadap 37 orang yang mempunyai kontak erat dengan pasien tersebut dan sudah diambil sampel masing-masing.
"Hasilnya nanti kita akan ketahui dalam waktu dekat karena sampelnya sudah dikirim ke Balitbangkes, nanti mereka yang akan mengirimkan hasilnya ke kami di sini," Kata Dandel.
Dandel mengatakan bahwa sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) bahwa setiap orang yang mempunyai kontak erat dengan pasien bersangkutan dikenakan isolasi rumah yang ketat.
"Ada petugas yang akan memantau bagaimana mereka memberlakuka isolasi rumah ini," tambah Dandel.
Terkait dua orang yang dicurigai terpapar virus korona karena mempunyai kontak erat dengan pasien menurut Dandel menunjukkan gejala flu, tapi keduanya tetap dipantau secara ketat.
"Yang disebut kontak erat adalah mereka yang berada di radius satu meter dari pasien yang bersangkutan, apakah di rumah atau di rumah sakit, semuanya kita daftarkan sebagai kontak erat, yang 37 orang itu adalah semua yang kontak erat," jelas Dandel.
Untuk itu Dandel menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, jangan panik karena pemerintah provinsi bekerjasama dengan pemerintah kabupaten kota dan tentunya terus-menerus meminta petunjuk dari pemerintah pusat.
"Kita akan selalu hadir untuk mengupayakan ketentraman, keamanan dari masyarakat yang ada di provinsi Sulawesi Utara," pungkas Dandel
(Salman Mardira)