JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mengimbau pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan tenaga medis yang bekerja menangani pasien-pasien terkait virus corona atau Covid-19 yang terus bertambah.
Ia menyebutkan bahwa alat pelindung diri (APD) mulai dari masker N95, pelindung mata, tangan, badan hingga rambut harus diperhatikan jumlahnya untuk tenaga medis dalam menangani pasien yang terpapar virus Corona.
"Wabah ini terus meluas, jumlah pasien yang harus ditangani juga semakin meningkat. Para dokter dan tenaga medis ini sangat dibutuhkan di tengah kondisi wabah yang sudah dinyatakan oleh pemerintah sebagai bencana nasional ini," ucap Mufida, Rabu (18/3/2020).
Di luar minimnya APD yang dibutuhkan para dokter dan paramedis, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) imi juga menyoroti kurangnya prasarana pendukung yang dibutuhkan oleh pasien suspect maupun positif COVID-19.
"Antara lain ventilator, kamar rawat tekanan negatif untuk isolasi yang jumlahnya juga sedikit di RS Rujukan, yang sangat dikhawatirkan tidak mencukupi ketika jumlah suspect dan positif COVID-19 meningkat seperti yang terjadi saat ini," ungkapnya.
Baca juga: Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Melonjak Jadi 227, Meninggal 19 Orang
Tak hanya APD, Mufida juga mengingatkan pentingnya dukungan asupan makanan bergizi, ruangan yang layak dan juga tambahan paramedis bagi para dokter, serta tenaga medis lain yang berada di garda terdepan dalam penanganan pasien.
"Pemerintah perlu mempertimbangkan tren kenaikan jumlah pasien positif Covid-19 yang penambahannya sudah mengikuti deret ukur untuk diikuti dengan pengerahan tambahan dokter dan paramedis dari berbagai spesialis yang relevan dengan penanganan Covid-19," tutupnya.
(Edi Hidayat)