Australia dan Inggris Imbau Warganya Tinggalkan Indonesia

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Rabu 01 April 2020 16:09 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

JAKARTA - Kedutaan Besar Australia di Indonesia mengimbau kepada warganya untuk segera meninggalkan Indonesia dan kembali ke Australia karena menurunnya penerbangan dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

"Penerbangan ke Australia berkurang karena maskapai mengurangi penerbangan atau menghentikannya sama sekali. Penerbangan Qantas berhenti pada 25 Maret," imbauan Kedubes Australia di Intangram yang dikutip Okezone, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Kedubes AS Perintahkan Keluarga Staf Usia di Bawah 21 Tahun Tinggalkan Indonesia

Lihat postingan ini di Instagram

If you’re in #Indonesia, including #Bali, now’s the time to come home. Commercial flights are still available – take one. The Australian Government has NO plans for evacuations. If you stay, this means not returning to #Australia for months. See https://smartraveller.gov.au for more info (link in bio).

Sebuah kiriman dibagikan oleh Australian Embassy Jakarta (@kedubesaustralia) pada

Sementara warga Australia yang yang berencana atau sudah tinggal lama di Indonesia, diimbau memastikan mendapatkan layanan kesehatan yang baik.

"Jika Anda adalah penduduk Australia yang sudah atau berencana menetap [dalam] jangka panjang di Indonesia, pertimbangkan apakah sudah memiliki akses ke layanan yang Anda perlukan dalam periode yang akan sulit," tulis Kedubes Australia dalam postingannya.

Imbauan serupa juga dikeluarkan pemerintah Inggris melalui laman resminya.

Dalam sebuah postingan di Twitter, Kedubes Inggris meminta warnya yang sedang berada di Indonesia untuk pulang menggunakan penerbangan komersial secepatnya.

Kedubes Inggris menyarankan warganya yang berada di Indonesia, khususnya di Bali membeli tiket pesawat rute Bali-Amsterdam, Belanda dengan maskapai penerbangan KLM.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya