KOTA MALANG – Pada hari pertama larangan mudik untuk memutus mata rantai penyebaran corona, Terminal Bus Arjosari di Kota Malang, dipastikan masih beroperasi normal, meski mengalami penurunan cukup tinggi.
Di Terminal Arjosari Kota Malang misalnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Terminal Arjosari Agus Rustandi, hingga pukul 16.00 WIB Jumat sore (24/4/2020) hanya 66 orang yang datang.
“Kalau pagi hingga siang tadi ada 34 penumpang yang datang untuk bus AKDP, sedangkan sejak siang pukul 12.00-16.00 WIB terdapat 32 penumpang yang datang dari bus AKDP,” ujar Agus melalui pesan singkatnya pada Jumat petang (24/4/2020).
Total hingga Jumat petang setidaknya ada 80 bus tiba dengan mengangkut 95 penumpang.
Sedangkan untuk kedatangan dari bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pada pagi hingga petang tercatat ada 12 bus tiba dengan mengangkut 58 penumpang.
Sementara untuk keberangkatan bus AKDP dari Terminal Arjosari ada total 123 penumpang.
“Kalau keberangkatan dan kedatangan masih didominasi bus jurusan Surabaya,” ucap Agus kembali.
Sementara untuk keberangkatan bus AKAP di Terminal Arjosari tercatat 162 penumpang saja yang berangkat dengan 12 bus AKAP.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Handi Priyanto memastikan tak ada penutupan operasional sejumlah terminal yang ada di Kota Malang, meski ada larangan mudik.
“Masih beroperasi dengan pengetatan prosedur keberangkatan dan kedatangan karena tidak ada perintah untuk menutup operasional dari Kemenhub (Kementerian Perhubungan),” ucap Handi.
Handi menerangkan bila setiap perusahaan otobus kini hanya mengoperasikan 40 persen dari jadwal regulernya karena sepinya penumpang.
Baca Juga : Mudik Dilarang Setelah Nyaris 1 Juta Orang Pulang Kampung
“Tidak ada penambahan bus angkutan Lebaran. Masing – masing PO bus rata-rata memberangkatan 40 persen dari armada regulernya karena sepi penumpang,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)