PALEMBANG - Sebanyak 3 dari 14 orang warga negara asing (WNA) asal Bangladesh yang merupakan jamaah tabligh di Palembang, Sumatera Selatan dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19. Hasil itu diketahui setelah mereka menjalani pemeriksaan swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang, Senin (4/5/2020).
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, mengatakan, sebelumnya terdapat 14 jamaah dakwah di Palembang yang diketahui berasal dari Bangladesh dan Sri Lanka. Kemudian, setelah dilakukan rapid test oleh tim gugus tugas, tiga di antaranya dinyatakan positif.
"Semua jamaah akhirnya dievakuasi ke Wisma Atlet Jakabaring Palembang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Kemudian, saat dilakukan uji swab atau Polymerase Chain Reaciton (PCR). Hasilnya tiga yang sebelumnya positif rapid test tadi ternyata negatif, dan justru ada tiga orang lainnya yang sebelumnya negatif dinyatakan positif Covid-19.
Ketiganya kini tercatat sebagai kasus nomor 167 laki-laki berusia 64 tahun, lalu nomor 168 laki-laki berusia 54 tahun, dan terakhir nomor 178 yakni perempuan berusia 54 tahun, semuanya tercatat sebagai warga negara Bangladesh.
"Mereka kini sudah dievakuasi ke RSMH Palembang untuk perawatan lebih lanjut. Sementara 11 orang lainnya masih menjalani karantina di Wisma Atlet Jakabaring,” tuturnya.
Sementara itu, Jubir Covid-19 Kota Palembang, dr Ayus Atoni, mengatakan, 14 WNA itu berasal dari Bangladesh, Sri Lanka, dan Pakistan. Mereka diketahui sedang melakukan dakwah di sebuah masjid di kawasan Tanjung Barangan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Jumat 24 April 2020 lalu.
Mendapatkan informasi adanya WNA yang akan melakukan dakwah, tim dari Puskesmas Padang Selasa, Kota Palembang datang dan langsung melakukan pemeriksaan rapid test.
"Hasil awal rapid test ada tiga yang dinyatakan positif, namun sebagai upaya pencegahan mereka semua akhirnya dibawa ke Wisma Atlet Jakabaring," kata Ayus.
(Rizka Diputra)