ROMA - Pemerintah Italia menandatangani sebuah dekrit yang mengizinkan perjalanan ke dan dari negara itu mulai 3 Juni. Dekrit termasuk memungkinkan perjalanan antar daerah.
Langkah ini menandai langkah besar dalam upaya Italia untuk membuka kembali ekonominya setelah lebih dari dua bulan lockdown.
Italia memiliki salah satu korban tewas tertinggi di dunia, tetapi tingkat infeksinya telah menurun tajam dalam beberapa hari terakhir.
Lebih dari 31.600 orang telah meninggal akibat virus corona di Italia, ketiga tertinggi di belakang AS dan Inggris.
Italia menjadi negara pertama di Eropa yang memberlakukan pembatasan secara nasional saat kasus virus corona mulai muncul di wilayah utara Italia bulan Februari.
Sebelumnya, Italia telah mengizinkan sejumlah pabrik untuk beroperasi kembali.
Keputusan pelonggaran pembatasan perjalanan akan ditandatangani Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pada Sabtu, 17 Mei pagi.
Namun sejumlah pejabat di beberapa wilayah Italia menyerukan pelonggaran pembatasan yang lebih cepat, tetapi PM Conte mengatakan pemerintah akan melonggarkan pembatasan secara bertahap untuk menghindari gelombang kedua virus corona.
Mengutip BBC, Sabtu (16/5/2020) toko-toko dan restoran-restoran juga akan dibuka kembali pada 18 Mei.
Gereja-gereja Katolik juga mempersiapkan ibadah Misa, tetapi akan ada jarak sosial yang ketat dan para jemaat harus mengenakan masker.
Semua pembatasan perjalanan akan dicabut mulai 3 Juni.
Video antisipasi mudik lebaran selama pandemi virus corona
(Rachmat Fahzry)