JAKARTA - Beragam peristiwa terjadi pada tanggal 3 Juni. Agar mengingatnya kembali, Okezone pun coba merangkum peristiwa-peristiwa itu, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org:
1947 - Tentara Nasional Indonesia Diresmikan Presiden Soekarno
Tentara Nasional Indonesia (disingkat menjadi TNI) adalah nama untuk angkatan bersenjata dari negara Indonesia. Pada awal negara Indonesia berdiri sama sekali tidak mempunyai tentara.
Badan Keamanan Rakyat yang dibentuk dalam sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945 dan diumumkan oleh Presiden pada tanggal 23 Agustus 1945 bukanlah tentara sebagai suatu organisasi kemiliteran yang resmi.
BKR baik di pusat maupun di daerah berada di bawah wewenang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan KNI Daerah dan tidak berada di bawah perintah presiden sebagai panglima tertinggi angkatan perang. BKR juga tidak berada di bawah koordinasi Menteri Pertahanan. BKR hanya disiapkan untuk memelihara keamanan setempat agar tidak menimbulkan kesan bahwa Indonesia menyiapkan diri untuk memulai peperangan menghadapi Sekutu.
Akhirnya, melalui Maklumat Pemerintah tanggal 5 Oktober 1945, BKR diubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Pada tanggal 7 Januari 1946, Tentara Keamanan Rakyat berganti nama menjadi Tentara Keselamatan Rakyat. Kemudian pada 26 Januari 1946, diubah lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
Sejak 1959, tanggal 5 Oktober ditetapkan sebagai Hari Angkatan Perang, yang saat ini disebut sebagai Hari Tentara Nasional Indonesia, yaitu hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa kelahiran angkatan bersenjata Indonesia.
Karena saat itu di Indonesia terdapat barisan-barisan bersenjata lainnya di samping Tentara Republik Indonesia, maka pada tanggal 15 Mei 1947, Presiden Soekarno mengeluarkan keputusan untuk mempersatukan Tentara Republik Indonesia dengan barisan-barisan bersenjata tersebut menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Penyatuan itu terjadi dan diresmikan pada tanggal 3 Juni 1947.
1987 - Hari kelahiran pemain bulu tangkis asal Indinesia Fauzi Adnan
Fauzi Adnan lahir di Klaten, 3 Juni 1987. Ia adalah salah satu pemain bulu tangkis Tunggal Putra Indonesia.
1989 - Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin garda revolusi Islam Iran Meninggal
Sayyid Ayatollah Ruhollah Khomeini (lahir di Khomein, Provinsi Markazi, 24 September 1902 – meninggal di Tehran, Iran, 3 Juni 1989 pada umur 86 tahun) ialah tokoh Revolusi Iran dan merupakan Pemimpin Agung Iran pertama.
2006 - Uni Negara Serbia dan Montenegro berakhir setelah Montenegro secara resmi menyatakan kemerdekaannya.
Uni Negara Serbia dan Montenegro adalah uni dari negara Serbia dan Montenegro yang eksis antara 2003-2006. Kedua negara, yang merupakan bekas negara bagian Republik Federal Sosialis Yugoslavia, awalnya membentuk Republik Federal Yugoslavia (RFY) pada 1992. Pada 2003, RFY dibentuk ulang sebagai Uni Negara Serbia dan Montenegro.
Pada tanggal 21 Mei 2006, Montenegro menyelenggarakan suatu referendum untuk mencapai kemerdekaan penuh. Pada 31 Mei, hasil akhir resmi menunjukkan bahwa 55,5% pemberi suara memilih untuk merdeka. Uni negara ini secara efektif berakhir setelah deklarasi kemerdekaan resmi Montenegro pada tanggal 3 Juni 2006 dan deklarasi kemerdekaan resmi Serbia pada tanggal 5 Juni. Banyak pihak melihat hal ini sebagai simbol dari akhir perjalanan sisa-sisa bekas negara Yugoslavia.
(Awaludin)