SURABAYA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim membentuk Tim Covid-19 Hunter. Tim ini akan melakukan rapid test massal di 5 daerah besok. Kelima daerah itu meliputi Sidoarjo, Kediri, Tulungagung, Gresik dan Bangkalan.
Itu karena kelima daerah itu jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan OTG (Orang Tanpa Gejala)-nya mencapai lebih dari 50 persen. Rapid test massal ini bekerja sama dengan daerah setempat. Kemudian siapa saja yang akan mengikuti tes massal ditentukan oleh kabupaten/kota setempat.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, yang harus menjadi perhatian adalah jumlah kasus OTG Jatim sebanyak 19.366 orang per hari ini. Padahal saat ini OTG memiliki potensi terkonfirmasi positif Covid-19 sebesar 35 persen.
"Untuk memperbanyak deteksi kasus covid-19 dari OTG dan PDP, maka mulai besok Pemprov Jatim akan menggelar tes massal untuk rapid test dan swab test," tutur Khofifah, Kamis (4/6/2020).
Tes massal akan dilakukan Tim Covid-19 Hunter yang sengaja dibentuk untuk mendeteksi sebanyak-banyaknya warga yang terindikasi positif Covid-19 tanpa gejala.
“Tim ini akan mulai berjalan besok di lima daerah yaitu di Sidoarjo, Kediri, Tulungagung, Gresik, dan juga Bangkalan. Kemudian akan dilanjutkan di Nganjuk, Lamongan, Madiun, Jember, dan Probolinggo,” ucap Khofifah.
Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Jatim Bertambah 116, Kasus Positif 123
Daerah-daerah tersebut dipilih karena jumlah PDP dan OTG di sana mencapai lebih dari 50 persen. Kegiatan rapid test massal ini bekerja sama dengan kabupaten/kota setempat. Untuk saat ini jumlah total OTG di Jatim mencapai 19.366 kasus.
Sedangkan untuk yang terkonfirmasi positif covid-19 total sebanyak 5.406 orang per hari ini. Dengan total yang masih dalam perawatan ada 3.724 orang. Jumlah PDP ada 7.009 orang, dengan yang masih dalam pengawasan 3.294 orang. Untuk ODP ada 25.173 orang, dengan yang masih dipantau 3.490 orang.
Baca Juga : Rapid Test Massal di Surabaya dan Sidoarjo, Ratusan Warga Reaktif Covid-19
(Erha Aprili Ramadhoni)