JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui bahwa realisasi vaksinasi masih berjalan lambat. Seperti diketahui, saat ini program vaksinasi nasional sedang berjalan.
Di mana tenaga kesehatan (nakes) menjadi kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19. Hal ini dikarenakan tenaga kesehatan memiliki risiko tertular Covid sebanyak tiga kali lebih besar dari orang pada umumnya.
“Saat ini spesifik vaksinasi kepada tenaga kesehatan didapati adanya kendala. Di mana tidak datang untuk menerima vaksin pada jadwal yang ditetapkan,” katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (29/1/2021).
Wiku mengimbau agar tenaga kesehatan untuk bisa menerima vaksin sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. “Mengingat vaksin ini diberikan untuk mencegah potensi penularan sebagai bentuk perlindungan diri,” ungkapnya.
Lebih lanjut,dia menyebutkan bahwa kapasitas cold chain atau tempat penyimpanan vaksin di beberapa daerah tidak mencukupi.
“Karena terdapat beberapa vaksin non covid-19 yang terhambat pelayanannya selama masa pandemi ini. Untuk kendala ini Kementerian Kesehatan sedang berupaya memperbaiki sinkronisasi data logistik vaksinasi agar dapat terdistribusikan dengan baik,” tuturnya.
Baca Juga : Soal Karantina Wilayah Terbatas hingga RT/RW, Begini Penjelasan Satgas
Namun, dia mengatakan bahwa pemerintah optimis dengan periode vaksinasi yang telah disusun. Di samping itu pemerintah juga terus berupaya agar vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dan sesuai target yang sudah ditentukan.
“Dalam hal ini satgas pusat koordinasi dengan pimpinan dan satgas di daerah untuk memastikan jalannya program vaksinasi. Oleh karena itu kami meminta kerjasama dari seluruh pihak baik itu pimpinan daerah dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung program vaksinasi ini,” pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)