Masuk Mal Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Satgas: Kita Tak Menutup Mata Kondisi di Lapangan

Dita Angga R, Jurnalis
Selasa 10 Agustus 2021 20:31 WIB
Wiku Adisasmito. (Foto: Satgas Covid-19)
Share :

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pemerintah selalu memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam pengambilan kebijakan. Termasuk dalam hal syarat vaksin untuk masuk ke mal.

“Adapun kebijakan wajib vaksinasi untuk pengunjung pusat perbelanjaan telah mengakomodir berbagai masukan, termasuk pakar di bidangnya. Dan hal ini juga menjadi masukan tanpa menutup mata dari kondisi yang ada di lapangan,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (10/8/2021).

Terkait belum meratanya cakupan vaksinasi di beberapa daerah, Wiku mengatakan bahawa itu merupakan bentuk input pemerintah untuk menetapkan prioritas daerah. Di mana pemerintah telah menetapkan daerah prioritas vaksinasi.

“Akselerasi vaksinasi akan difokuskan khususnya kepada tujuh aglomerasi di Jawa Bali, 45 kabupaten/kota dengan angka penambahan kasus konfirmasi tertinggi di wilayah non Jawa Bali, dan 5 Kabupaten/kota di wilayah Papua karena untuk kepentingan PON,” ujarnya. 

Lebih lanjut Wiku juga menyampaikan untuk luar Jawa Bali nantinya akan dilakukan pengalihfungsian fasilitas umum yang ada untuk isolasi terpusat. Dia mengatakan demi optimalisasi upaya pemerintah akan bermitra dengan pihak swasta.

Baca juga: Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Berlakukan Ganjil Genap Mulai 12 Agustus

“Dan diimbau kepada masyarakat yang sedang menderita covid bergejala untuk melakukan isolasi terpusat di fasilitas kesehatan. Pasien covid akan menerima penanganan kesehatan yang lebih efektif di fasilitas kesehatan,” ujarnya. 

“Sehingga mempercepat proses penyembuhan dan mencegah perburukan kesehatan. Maka dari itu sekali lagi kami imbau agar penderita covid bergejala tidak melakukan isolasi mandiri,” lanjutnya. 

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya