JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur merupakan tokoh pluralisme yang dikenal dengan gaya humor dan guyonannya yang mampu membuat banyak orang terpingkal-pingkal.
Salah satu humor dari Presiden keempat Indonesia itu tentang mesin faksimili yang tak masuk akal.
Saat itu teknologi jarak jauh sekira tahun 1990an mulai merambah Indonesia. Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga tengah menikmati kecanggihannya.
Gus Dur sebagai Ketua Umum PBNU baru saja melengkapi fasilitas kantornya dengan mesin faksimili. Wakil Sekjen PBNU Arifin Junaidi mempraktikkan cara mengirim faksimili di depan Gus Dur.
Pada saat bersamaan, rekannya, Saifullah Yusuf datang. “Lho, ngirim tulisan pakai mesin ini apa bisa diterima sama persis di sana?” tanya Gus Ipul, panggilan Saifullah Yusuf terheran-heran.
Arifin menjawab yakin, “Lha iya, toh.”
Baca juga: Humor Gus Dur: Kalah dari Mantan Jaksa Agung!
Saat Arifin akan mulai mengirim faksimili, tiba-tiba ada faks masuk. Drrrt..drrt..drrrt.. Proses tersebut membuat Gus Ipul makin kagum saja.
Baca juga: Humor Gus Dur: Kiai Pamer Pesantrennya Ada Eternit!
“Wah, mesin faks ini memang luar biasa, nggak masuk akal,” komentar Gus Ipul sambil geleng-geleng kepala.
Spontan Gus Dur nyeletuk, “Ya jangan dimasukin akal Pul! Masukin kertas, dong.”
Gus Ipul yang kelak menjabat sebagai Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (2004-2007) dan Wakil Gubernur Jawa Timur (2009-2019) ini tersenyum malu.
Baca juga: Humor Gus Dur: Saya Heran Kok Dia Belum Kawin, Padahal Kawin Itu Enak
(Fakhrizal Fakhri )