Bupati Ngawi Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan untuk Gerakkan Ekonomi

Athika Rahma, Jurnalis
Selasa 15 Maret 2022 19:09 WIB
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. (Foto: Adhita Dian)
Share :

JAKARTA - Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memaparkan program kerja dan inovasinya dalam babak penjurian Indonesia Visionary Leader (IVL) Sesi IX yang digelar di Gedung SINDO, Jakarta, Selasa (15/3/2022). 

Untuk menggerakan ekonomi daerah, Bupati Ony memaksimalkan potensi produksi pertanian Ngawi, terutama padi, dengan strategi yang lebih ramah lingkungan. 

"Pertanian jadi penopang ekonomi rakyat di Ngawi, karena 70% masyarakatnya bermata pencarian sebagai petani. Kita dorong para petani untuk memiliki kecapakan dan lebih ke arah yang ramah lingkungan," ungkap Bupati Ony dalam paparannya. 

Produktivitas padi di Ngawi tercatat mencapai 920 ribu ton. Bupati Ony mengatakan, saat ini, Ngawi menjadi produsen padi nomor 1 se-Jawa Timur dan peringkat 3 se-Indonesia. 

Baca juga: Mojokerto Perkuat Posisi sebagai Daerah Penunjang Pariwisata dan Produk UMKM

Pemerintah Ngawi memiliki Agro Techno Park, di mana petani dapat belajar menjadi mandiri untuk memenuhi kebutuhan bertaninya sendiri, mulai dari pupuk hingga bibit. Hal ini membuat para petani Ngawi memiliki wawasan yang lebih luas dan tidak hanya sekadar menanam tanaman. 

Tak hanya itu, Bupati Ony juga menggandeng para off taker seperti Willmar untuk mendorong diversifikasi padi pasca-panen. Seluruh bagian padi dimanfaatkan menjadi produk utama sehingga memiliki nilai tambah. 

"Sekamnya diubah jadi pengawet makanan, bekatulnya jadi minyak bekatul (rice bran oil) dan lainnya. Sebelumnya membakar jerami, sekarang difermentasi, dikembalikan ke lahan menjadi pupuk, dan lainnya. Biaya operasional petani juga berkurang dengan pupuk ini," kata Bupati Ony.

Untuk memonitor dan mengevaluasi program kerja sekaligus melakukan pelayanan publik, Bupati Ony menggelar program Sambang Desa Sambung Roso. 

"Salah satu langkah dalam program ini ialah Subuh Bergerak (Seruan dan Tabuhan bergegas Turunkan Angka Kemiskinan). Tiap Jumat pagi, kita (sholat) subuh berjamaah di desa-desa di Ngawi dalam rangka monitoring evaluasi sekaligus pelayanan publik. Sehingga ada komunikasi langsung dengan kepala desa dan masyarakat," ucap dia.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya