GUS DUR dikenal sebagai sosok kiai yang lekat dengan Nadhlatul Ulama (NU). Namun, Gus Dur ternyata juga berguru dengan ulama-ulama Muhammadiyah.
"Saya juga mengaji kepada Kiai Maksum Abu Hasan, Mbah Hana, dan Pak Basyir," kata pemilik nama Abdurrahman Wahid itu saat berkunjung ke Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, seperti dikutip nu.or.id.
Baca Juga: Humor Gus Dur: Ketika Penghuni Surga dan Neraka Mau Bikin Jembatan, Apa Terealisasi?
Basyir merupakan ayah dari KH Ahmad Azhar Basyir, Ketua Pimpiman Pusat Muhammadiyah sebelum H Muhammad Amien Rais. Mbah Hana adalah Direktur Madrasah Mualimat Muhammadiyah Yogyakarta.
Presiden ke-4 RI itu menilai NU dan Muhammadiyah sangat dekat. Ia pun menegaskan, kalau ada yang menilai NU dan Muhammadiyah berjauhan, apalagi bermusuhan itu hanya mencari-cari (perkara) saja.
"Wong yang dipelajari saja bahannya sama kok," katanya.
Kalau pun ada perbedaan penafsiran itu merupakan hal yang wajar-wajar saya. Kata Gus Dur, saat Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan, pendiri NU KH M Hasyim Asy’ari bertanya siapa yang mendirikan Muhammadiyah.