166 Kasus Covid-19 Terkait dengan Bar di Beijing, Warga Akan Dites Selama 3 Hari

Susi Susanti, Jurnalis
Senin 13 Juni 2022 11:37 WIB
166 kasus Covd-19 terkait dengan salah satu bar di Beijing, China (Foto: Reuters)
Share :

BEIJING - Sebanyak 166 infeksi Covid-19 di China telah dikaitkan dengan satu bar di ibu kota Beijing. Seorang juru bicara pemerintah menggambarkan wabah itu sebagai "ganas". Semua penduduk yang tinggal di area tempat bar berada akan diuji selama tiga hari ke depan.

Jumlah infeksi di kota itu rendah menurut standar internasional tetapi tinggi untuk China, yang merupakan satu-satunya ekonomi utama dunia yang masih mempertahankan kebijakan "nol Covid".

Wabah itu ditelusuri ke tempat yang disebut Heaven Supermarket Bar, di area hiburan terkenal Sanlitun di distrik Chaoyang.

Seorang pekerja komite perumahan mengatakan kepada kantor berita Reuters, dua bangunan yang menampung ratusan orang di Chaoyang dikunci ketat pada Minggu (12/6/2022) setelah kasus positif dilaporkan.

Baca juga:  Kacau! Beijing Tutup Semua Tempat Nongkrong Gegara Pengunjung Bar Tertular Omicron

Beberapa orang di Beijing mengatakan mereka dikirimi SMS yang memberitahu mereka untuk melapor ke pihak berwenang jika mereka baru-baru ini mengunjungi bar Sanlitun.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Beijing Capai 453 Orang, 40 Stasiun Subway Ditutup

Pejabat China telah membatalkan pelonggaran beberapa aturan Covid di Beijing karena wabah tersebut.

Para pejabat mengatakan sebagian besar anak-anak di ibu kota tidak akan kembali ke sekolah minggu depan seperti yang direncanakan.

Ibu kota telah melaporkan 1.997 kasus Covid lokal sejak 22 April lalu.

Kebijakan keseluruhan China "nol Covid" tetap berlaku dan orang-orang yang tertular Covid menghadapi karantina atau rumah sakit.

Kontak dekat mereka juga menghadapi prospek pemindahan ke karantina dan area di sekitar tempat tinggal mereka dikunci lagi.

Kota Shanghai, pusat ekonomi negara itu dan pusat perdagangan global, baru-baru ini melonggarkan pembatasan Covid-19 setelah dikunci selama dua bulan.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya