JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya berencana menggelar program tes urine rutin kepada mahasiswa, selama sebulan sekali di sejumlah universitas yang berada di DKI Jakarta.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Mukti Juharsa mengatakan, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan sejumlah universitas di wilayah DKI Jakarta. Langkah itu dilakukan seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna narkoba di wilayah DKI Jakarta.
"Ke depan Polda Metro Jaya akan mencoba membangun komunikasi dengan beberapa universitas untuk rutinitas melakukan tes urine," ujar Mukti dalam keterangan, Jumat (21/10/2022).
BACA JUGA:Teddy Minahasa di Pusaran Narkoba, Klaim Bukan Pengedar dan Pengguna
Dalam pelaksanaannya, tes urine rutin terhadap para mahasiswa di sejumlah universitas akan dilaksanakan sedikitnya satu bulan sekali mulai November 2022. Dia berharap agar kampus bisa menjadi gerbang awal pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya oleh generasi muda.
"Jadi kami akan join dengan beberapa universitas untuk melakukan tes urine bersama," kata Mukti.
BACA JUGA: Tangkap 10 Tersangka, Narkoba Senilai Rp6,8 Miliar Diblender
"Nanti kami bicarakan lagi, intinya sudah masuk program kami ya tes urine itu. Insyaallah bisa dimulai bulan depan ya. Sebulan sekali lah," sambungnya.
Mukti juga berharap program tersebut juga dapat menekan penambahan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Berdasarkan data yang dimiliki Mukti, pengguna narkotika di Indonesia naik menjadi 1,95 persen pada 2021, dari 2019 silam sebesar 1,8 persen.
"Hal ini yang kami khawatirkan, bahwa kenaikan pengguna itu meningkat di wilayah Indonesia, khususnya Jakarta," ungkap Mukti.
"Semoga program ini bisa sukses lancar, sehingga bisa menekan angka-angka pengguna yang ada di wilayah Jakarta pada khususnya, dan umumnya di Indonesia," pungkasnya.
(Awaludin)