ILMU filsafat yang berkembang saat ini tidak terlepas dari peranan seorang ilmuwan muslim bernama Ibu Yusuf Ya’qud bin Ishaq Al-Kindi. Ia merupakan salah satu ilmuwan muslim yang dikenal sebagai “Bapak Filsafat Arab”. Ia diakui oleh salah satu filsuf Arab yang paling berpengaruh karena banyaknya karya yang telah ia buat.
Al-Kindi lahir pada 801 di Kufrah, Irak. Ia menempuh pendidikan pertamanya di Kufrah. Setelah selesai, ia melanjutkan pendidikannya di Baghdad. Bakatnya yang menonjol saat belajar di Baghdad membuat Khalifah tertarik untuk mempekerjakannya.
Semasa hidupnya, ia telah menulis sebanyak 260 buku mengenai berbagai bidang pengetahuan. Sebanyak 32 buku membahas geometri, 22 buku membahas filsafat, 22 buku tentang kedokteran, 9 buku mengenai logika dan 12 buku mengenai fisika.
Dalam bidang matematika, Al-Kindi juga turut berkontribusi. Ia memperkenalkan angka India ke dunia Islam. Ia juga menerapkan matematika khususnya konstruksi geometris dalam menjelaskan fenomena optik.
Karya Al-Kindi yang paling terkenal adalah On First Philosophy yang membahas tentang Tuhan. Ia berpendapat bahwa Tuhan adalah kebenaran dari semua kebenaran atau puncak dari kebenaran. Menurutnya juga karya Tuhan yang berperan dalam menjaga dan memfasilitasi ketersediaan di alam.
Dalam bidang astronomi, karyanya yang paling terkenal adalah buku yang berjudul On Rays yang melihat astrologi sebagai ilmu rasional.
Ia juga berperan penting dalam bidang kedokteran. Karyanya yang terkenal dalam bidang ini berjudul De Gradibus, dimana dia mendemonstrasikan penerapan matematika pada bidang kedokteran, khususnya di bidang farmakologi.
Meskipun Al-Kindi jarang dikutip oleh penulis yang menulis dalam bahasa Arab, dia adalah tokoh penting bagi penulis abad pertengahan latin.
(Khafid Mardiyansyah)