Menurut Ustadz Daryanto, apa yang dilakukan Tarisem adalah hal yang sangat luar biasa. "Semoga bisa menjadi teladan untuk yang lainnya," harapnya.
Selama ini Tarisem dalam mengarungi kehidupan sangatlah sederhana. Sebuah dapur berdinding anyaman bambu dan sebagian beratap genteng, biasa dia pergunakan untuk memasak gula merah berbahan nira kelapa.
Saat datang, Ustadz Daryanto dan romobongan juga memberikan bantuan JPZIS Beres berupa material semen untuk mushala yang tengah dibangun di atas tanah wakaf dari Tarisem. Ustadz Daryanto mengusulkan agar Tarisem dan anggota keluarganya bisa mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
"Selain itu JPZIS Beres juga akan nyengkuyung (membantu) rangkaian proses tersebut," pungkasnya.
(Awaludin)