JAKARTA - Ternyata ini jawaban kenapa Raja Charles memilih angka III sebagai gelar rajanya setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II pada tahun 2022.
Ternyata ini jawaban kenapa Raja Charles memilih angka III sebagai gelar rajanya agar tidak mengubah nama seperti yang dilakukan ibu surinya.
Rupanya melansir dari Telegraph, ia memilih nama yang membawa beban sejarah. Bagaimana tidak, tentu ini berkaitan dengan warisan Charles I dan II telah menodai nama kerajaan.
- Ternyata Ini Jawaban Kenapa Raja Charles Memilih Angka III sebagai Gelar Rajanya
Mengutip dari Bloomberg, bisa saja Charles III memilih satu dari empat namanya, yakni Charles Philip Arthur George.
Jika ia memilih nama George, maka akan menjadi Raja George VII. Sempat ada spekulasi, mantan suami dari Putri Diana ini menyukai nama George VII sebab alasan sejarah dan pengabdian kepada nenek dan kakeknya, yaitu Ibu Ratu serta George VI.
Meski memiliki sejarah panjang Raja George, ayah dari Pangeran William dan Harry itu memilih mempertahankan kontinuitas dan memperkuat "nama" Charles, sehingga menjadi Raja Charles III.
Nama Charles sendiri berasal dari kata Jerman kuno karl, yang berarti "manusia bebas", secara historis dipandang oleh beberapa kalangan kerajaan sebagai kutukan.
Charles I memerintah dari tahun 1625 hingga 1649, adalah salah satu raja paling terkenal di Inggris. Ia menjadi satu-satunya penguasa Inggris yang pemerintahannya menyebabkan revolusi dan penghapusan sementara monarki. Alhasil ia diadili dan dieksekusi di depan umum lantaran pengkhianatan.
Sementara Charles II dikenal sebagai Merry Monarch, menghabiskan bertahun-tahun di pengasingan. Sayangnya, pemerintahannya juga disertai dengan wabah dan kebakaran besar di London.
Selama seabad terakhir, ada tradisi nama raja/ratu berbeda dari nama baptis dalam kerajaan Inggris. Sebut saja nama Ratu Victoria adalah Alexandrina Victoria, sedangkan Edward VII lahir sebagai Albert Edward dan dikenal sebagai "Bertie".
Demikian dengan George V juga menggunakan nama aslinya George. Kemudian, kakek Charles yakni George VI dibaptis dengan Albert dan dikenal sebagai "Bertie", tetapi ia lebih memilih nama keempatnya yakni George untuk memerintah sebagai raja.
Ini tentunya menjadi hak sang raja dalam penggunaan gelar nama yang disandangnya. Adapun pemilihan nomor untuk urutan nama raja/ratu merupakan hak prerogatif kerajaan.
(RIN)
(Rani Hardjanti)