Wapres Ma'ruf Harap Gencatan Senjata Hamas-Israel Diperpanjang

Binti Mufarida, Jurnalis
Jum'at 24 November 2023 08:23 WIB
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)
Share :

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap gencatan senjata antara kelompok Islam Palestina, Hamas dan Israel tidak hanya 4 hari. Diketahui, gencatan senjata Hamas-Israel akan mulai berlangsung, Jumat 24 November 2023.

Meski begitu, Wapres mengapresiasi adanya gencatan senjata. Sehingga, bantuan-bantuan kemanusiaan bisa masuk ke jalur Gaza khususnya ketersediaan makanan. Apalagi, sudah banyak rumah sakit yang hampir tidak berfungsi.

“Pertama gencatan senjata itu kan 4 hari itu kita kita apresiasi ya, sehingga bantuan-bantuan itu bisa masuk ya itu salah satu hal yang juga tentu sangat baik, karena rumah sakit sudah tidak ada apa-apa, sudah hampir tidak berfungsi. Kemudian makanan (terbatas) itu saya kira masalah,” kata Wapres dalam keterangannya di Yunani, dikutip Jumat (24/11/2023).

Wapres pun mengharapkan bahwa gencatan senjata Hamas-Israel tidak hanya 4 hari. Dia berharap ada gencatan senjata yang lebih lama sehingga ada rumusan penyelesaian yang bersifat permanen untuk konflik di Palestina dan Israel itu.

“Tapi kita harapkan tidak hanya 4 hari ya. Jadi kita untuk penyelesaian yang lebih yang lama dan juga menyelesaikan yang sifatnya penyelesaian yang permanen,” katanya.

Pasalnya, kata Wapres, jika gencana senjata hanya 4 hari maka akan terjadi lagi pertempuran sehingga akan menimbulkan banyak korban jiwa lagi. Selain itu, Wapres juga berharap ada penyelesaian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk konflik ini.

“Sehingga kalau hanya 4 hari saja artinya cuman sekedar memberikan jalan, sesudah itu kemudian terjadi lagi pertempurannya, banyak korban. Karena itu kita ngajak termasuk dari Yunani itu kita, kita mengajak supaya penyelesaiannya tidak hanya 4 hari gitu, ya dengan PBB,” pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya