Waspada Kejahatan SIM Card Swap

Okezone, Jurnalis · Senin 13 September 2021 11:58 WIB
Waspada Kejahatan SIM Card Swap - Waspada Kejahatan SIM Card Swap

Bagikan Artikel Ini

KEJAHATAN siber dengan SIM card swap terus mengintai masyarakat. SIM card swap merupakan pengambilalihan SIM card korban oleh pelaku kejahatan sehingga yang kemudian aktif dan berlaku adalah SIM card baru pelaku.
 
Baca Juga:
--------------------------------------
Cara Hindari Kejahatan Siber Saat Transaksi Keuangan Digital
--------------------------------------
PPKM Darurat Diperpanjang, Tips Keamanan Siber Saat WFH
--------------------------------------
 
Masyarakat diminta selalu berhati-hati dalam beraktivitas di media sosial, jangan sembarangan memberi data secara cuma-cuma. Demikian ditegaskan Bank Indonesia melalui akun Instagramnya, Minggu (12/9/2021).
 
Modus SIM Card Swap
SIM swap sendiri bekerja dengan mengambil alih nomor ponsel untuk dijadikan sarana bagi pelaku kejahatan untuk mengakses akun perbankan korban. Mengambil alih SIM card biasanya dilakukan dengan cara mengirim link yang nanti diakses oleh korban.
 
Berikut hal yang harus diperhatikan masyarakat soal SIM Swap:
- Jangan berikan data finansial pada siapapun
- Ganti secara berkala password Anda
- Stop umbar data Anda di media sosial dan input data di situs palsu
- Perlu teliti mengingat banyak pelaku kejahatan mengincar data pribadi dan finansial kita untuk mendapatkan kode OTP
- Jika SIM card anda tiba-tiba tidak bisa melakukan atau menerima panggilan telepon, SMS dan akses internet, hubungi pihak operator seluler untuk menanyakan hal itu
- Jika ada SIM card tanpa sepengetahuan anda, kemungkinan besar anda terkena SIM swap. Mintalah operator seluler untuk memblokir SIM card Anda
- Selain itu masyarakat perlu waspada jika ada transaksi tidak dikenal di rekening anda, hubungi cal center bank untuk meminta blokir rekening.
 
Saat sudah masuk perangkap SIM swap, segera laporkan ke pihak berwenang. Korban SIM swap bisa melapor ke:
1. Kantor kepolisian terdekat
2. BPKN di call center 153, WhatsApp 08153153153, email [email protected] atau Aplikasi BPKN 153
3. Bank Indonesia di call center BI 131 atau email [email protected]
4. Otoritas Jasa Keuangan di call center 157 atau email [email protected] 
 
 
Selengkapnya simak dalam infografis kejahatan SIM card swap di atas ya!
 
Lihat Juga:
Rumah Sakit Rawan Kejahatan Siber