4 Banjir Terparah yang Pernah Landa Indonesia

Okezone, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 02:02 WIB
4 Banjir Terparah yang Pernah Landa Indonesia - 4 Banjir Terparah yang Pernah Landa Indonesia - 4 Banjir Terparah yang Pernah Landa Indonesia - 4 Banjir Terparah yang Pernah Landa Indonesia - 4 Banjir Terparah yang Pernah Landa Indonesia - 4 Banjir Terparah yang Pernah Landa Indonesia

Bagikan Artikel Ini

INDONESIA telah memasuki musim hujan. Hujan dengan intensitas tinggi membuat masyarakat khawatir. Curah hujan yang tinggi dapat membuat suatu wilayah mengalami bencana banjir. Berikut empat banjir terparah yang pernah melanda Indonesia.
 
Baca Juga:
----------------------------------------
Apa Perbedaan Banjir dan Genangan Air?
----------------------------------------
Waspada 4 Penyakit Akibat Banjir
----------------------------------------
 
1. Januari 2014
Banjir melanda Manado. Akibatnya 18 orang tewas, ribuan rumah rusak serta ribuan orang mengungsi. Banjir terjadi karena hujan deras yang mengguyur Manado selama 2 hari. Luapan Sungai Sario, Tondano dan Sawangan turut mempengaruhi genangan air di sejumlah wilayah. Aktivitas warga sempat mengalami kelumpuhan akibat kejadian ini. Kerugian akibat banjir mencapai triliunan rupiah.
 
2. Maret 2011
Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh menyebabkan banjir. 24 orang dinyatakan tewas, rumah warga mengalami kerusakan. Banjir juga merusak sejumlah jembatan penghubung beberapa desa. Akibat peristiwa ini, kerugian mencapai miliaran rupiah.
 
3. Oktober 2010
Banjir melanda Wasior, Papua Barat. Banjir disebabkan meluapnya air Sungai Batang Sala yang berhulu di Pegunungan Wondiwoy. Sungai Batang Sala tidak mampu menahan debit air karena intensitas curah hujan yang tinggi melanda Wasior selama dua hari. Akibat banjir tersebut, 150 orang tewas, ribuan rumah warga dan fasilitas umum rusak serta ratusan warga.
 
4. Februari 2007

Jakarta dilanda banjir yang mengakibatkan 79 orang tewas dan ratusan ribu orang mengungsi. Sistem drainase yang buruk dan hujan dengan curah tinggi yang melanda Jakarta menyebabkan banjir. Akibat curah hujan yang tinggi, volume debit air di 13 sungai yang melintasi Jakarta bertambah. 60% wilayah Jakarta terendam banjir. Banjir juga menyebabkan kerugian ekonomi hingga triliunan akibat matinya perputaran bisnis.
 
Selengkapnya simak dalam infografis ya!
 
Lihat Juga:
Korban Banjir Lebih Mudah Kena Covid-19
 
 
 
#Banjir
#Banjir Terparah
#Banjir Indonesia
#Musim Hujan