Fakta Smelter Freeport

Okezone, Jurnalis · Rabu 13 Oktober 2021 07:15 WIB
Fakta Smelter Freeport - Fakta Smelter Freeport

Bagikan Artikel Ini

Sebuah smelter terbesar di dunia dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Groundbreaking pembangunan ini dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo beserta jajaran pejabat lainnya pada Selasa (12/10/2021).
 
Smelter milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menelan investasi Rp42 triliun. Simak fakta-fakta menarik seputar smelter terbesar di dunia ini yang telah dirangkum oleh Okezone.
 
Baca Juga:
Indonesia Punya Cadangan Tembaga Terbesar di Dunia
------------------------------------
Cadangan Nikel Indonesia Nomor 1 di Dunia


 
1. Diresmikan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi menghadiri groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia. Selain itu, ada Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Seskab Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang tampak mendampingi.
 
 
"Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, hari ini saya nyatakan dimulai groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di kawasan KEK Gresik Provinsi Jawa Timur," ucap Jokowi dilihat dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.
 
2. Smelter Terbesar di Dunia
Smelter ini diklaim sebagai yang terbesar di dunia. Berdiri di atas lahan seluas 100 hektare, smelter yang akan dibangun dengan single line ini memiliki kapasitas untuk mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.
 
3. Bisa Libatkan Ratusan Truk
Jumlah 1,7 ton tembaga itu sangat besar. Presiden Jokowi bahkan melakukan hitung-hitungan jumlah truk yang nantinya akan hilir mudik di smelter ini.
 
 
"Bapak Ibu bisa bayangkan 1,7 juta ton, itu kalau dinaikkan truk yang kecil itu, yang bisa mengangkut 3-4 ton berarti berapa truk yang akan berjejer di sini? Kalau isinya 3 ton isinya 3 ton saja 1 truk kecil itu berarti akan ada 600 ribu truk berjejer di sini bayangkan, ini gede sekali atau 480.000 ton logam tembaga," katanya.
 
4. Bukti Komitmen PTFI
Pembangunan smelter ini merupakan penegasan akan komitmen PTFI untuk membangun smelter sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018. Selain itu, konsentrat tembaga yang dipasok ke Smelter ini juga berasal dari tambang bawah tanah terbesar di dunia yang dikelola PTFI.
 
“Kewajiban pembangunan smelter tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari izin keberlanjutan operasi PTFI hingga 2041,” ujar Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dalam keterangan tertulisnya.
 
5. Akan Serap Banyak Pekerja
Smelter ini akan menjadi lapangan pekerja baru bagi masyarakat Indonesia. Rencananya, 98% karyawannya adalah putra putri terbaik bangsa yang berasal dari berbagai suku dan daerah. Dalam proses pembangunannya pun smelter ini akan menyerap 40 ribu tenaga kerja.
 
"Tadi disampaikan Pak Menteri bahwa ini dalam masa konstruksi saja akan ada 40 ribu tenaga kerja yang bisa bekerja. Artinya terbuka lapangan pekerjaan akan banyak sekali di Gresik dan provinsi Jatim, belum nanti kalau sudah beroperasi," katanya.
 
6. Harapan Baru KEK Gresik
Presiden Jokowi berharap pembangunan smelter ini dapat menjadi daya tarik investasi di kawasan KEK Gresik. Pemerintah sebisa mungkin akan mendukung infrastruktur untuk kawasan ini.
 
"Seperti yang diminta oleh Pak Menko tadi infrastrukturnya terus akan kita dukung, kemudahan dan kepastian berusaha akan kita dukung, kemudian ketersediaan SDM sesuai dengan kebutuhan industri juga nanti pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten juga ikut mendukung agar KEK Gresik ini semakin maju dan Indonesia akan semakin diminati sebagai tujuan investasi," jelas dia.