Fakta Covid-19 Varian AY 4.2

Okezone, Jurnalis · Kamis 11 November 2021 02:57 WIB
Fakta Covid-19 Varian AY 4.2 - Fakta Covid-19 Varian AY 4.2

Bagikan Artikel Ini

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah terus menerapkan screening berlapis untuk mencegah varian delta plus atau AY 4.2 masuk ke Indonesia.   

Baca juga:
------------------ 
------------------   

Saat ini, varian tersebut telah menyebar ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. “Upaya yang pemerintah lakukan untuk mencegah importasi kasus ialah menerapkan screening kesehatan berlapis,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (9/11/2021). 

Dia mengatakan, mekanisme screening berlapis diberlakukan pada pelaku perjalanan internasional. Dimana hal ini telah diatur dalam Surat Edaran Satgas No.20/2021 beserta adendumnya. 

Berikut rincian mekanisme screeningnya :   

1. Pemeriksaan persyaratan dan screening kesehatan dasar di pintu kedatangan 

2. Melakukan entry tes atau tes ulang setelah kedatangan di pintu masuk 

3. Melakukan kewajiban karantina yg durasinya dibedakan antara yang sudah divaksin lengkap selama 3 hari dan yang belum divaksin lengkap selama 5 hari 

4. Melakukan exit test atau tes ulang kedua setelah kedatangan. Bagi pelaku perjalanan yang wajib karantina tiga hari maka tes ulang ini dilakukan di hari ketiga. Sedangkan yang wajib melakukan karantina lima hari maka exit tes di hari keempat. 

Boleh melakukan perjalanan jika hasil kedua tes ulang sebelumnya dinyatakan negatif. “Perlu ditekankan, pelaku perjalanan hanya boleh meninggalkan fasilitas karantina jika hasil tes PCR sudah keluar. Sampai dengan hari ini rata-rata kecepatan hasil exit tes keluar sekitar 6 sampai 12 jam setelah spesimen diambil. Komitmen pemerintah adalah mengusahakan agar hasil dapat keluar secepat mungkin,” tuturnya.           




Selengkapnya simak infografis diatas.