<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Galang Sudah Ingat Sekolah</title><description>Galang Pakerti Utama (16), putra almarhum dosen UGM Masykur Wiratmo yang tewas kecelakaan pesawat Garuda, sudah ingin sekolah. Hal itu diingat setelah hampir dua pekan absen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/09/1/59560/galang-sudah-ingat-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/09/1/59560/galang-sudah-ingat-sekolah"/><item><title>Galang Sudah Ingat Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/09/1/59560/galang-sudah-ingat-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/09/1/59560/galang-sudah-ingat-sekolah</guid><pubDate>Jum'at 09 November 2007 04:04 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SLEMAN - Galang Pakerti Utama (16), putra almarhum dosen UGM Masykur Wiratmo yang tewas kecelakaan pesawat Garuda di timur runway Bandara Adisucipto, Yogyakarta Maret silam, sudah ingin sekolah. Hal itu diingat setelah hampir dua pekan absen.&amp;quot;Galang sudah merindukan aktivitas di sekolah, seperti, mencatat, ulangan dan mengerjakan PR,&amp;quot; ungkap paman Galang, Arifin Setiawan, Kamis (8/11/2007).Sehingga siswa kelas 2 IPS SMAN 3 Yogyakarta pun ingin buru-buru kembali ke sekolahnya. Terlebih saat menerima nilai hasil mid testnya yang bagus, yaitu rata-rata 7. Keinginannya masuk sekolah semakin besar. Untuk itu, irencanankan, Jumat , 9 November sudah masuk sekolah kembali.Namun karena berkaitan dengan psikoligisnya, untuk sementara pihak keluarga akan mengawasinya. Di antaranya saat ke sekolah akan berboncengan dengan sepupu Galang yang kebetulan juga sekolah di SMA tersebut.Selain itu, kelihatannya kondisi Galang juga sudah mulai pulih, yaitu dengan sudah mau bercerita dengan keluarga. SebabÂ  setelah pulang,Â  hampir semua aktivitasnya dilakukan di dalam kamarÂ  yang berada di lantai 2. Bahkan untuk mengambil makanan di lantai bawah saja, dia tidak mau. Sebab dia takut bertemu dengan orang lain yang tidak dikenalnya.&amp;quot;Namun mulai Senin lalu, dia sudah mau turun dari kamarnya dan cerita-cerita serta ketawa-ketawa lagi, seperti tidak terjadi sesuatu,&amp;quot; kata eyang Galang Abdul Hayi Adnan.  </description><content:encoded>SLEMAN - Galang Pakerti Utama (16), putra almarhum dosen UGM Masykur Wiratmo yang tewas kecelakaan pesawat Garuda di timur runway Bandara Adisucipto, Yogyakarta Maret silam, sudah ingin sekolah. Hal itu diingat setelah hampir dua pekan absen.&amp;quot;Galang sudah merindukan aktivitas di sekolah, seperti, mencatat, ulangan dan mengerjakan PR,&amp;quot; ungkap paman Galang, Arifin Setiawan, Kamis (8/11/2007).Sehingga siswa kelas 2 IPS SMAN 3 Yogyakarta pun ingin buru-buru kembali ke sekolahnya. Terlebih saat menerima nilai hasil mid testnya yang bagus, yaitu rata-rata 7. Keinginannya masuk sekolah semakin besar. Untuk itu, irencanankan, Jumat , 9 November sudah masuk sekolah kembali.Namun karena berkaitan dengan psikoligisnya, untuk sementara pihak keluarga akan mengawasinya. Di antaranya saat ke sekolah akan berboncengan dengan sepupu Galang yang kebetulan juga sekolah di SMA tersebut.Selain itu, kelihatannya kondisi Galang juga sudah mulai pulih, yaitu dengan sudah mau bercerita dengan keluarga. SebabÂ  setelah pulang,Â  hampir semua aktivitasnya dilakukan di dalam kamarÂ  yang berada di lantai 2. Bahkan untuk mengambil makanan di lantai bawah saja, dia tidak mau. Sebab dia takut bertemu dengan orang lain yang tidak dikenalnya.&amp;quot;Namun mulai Senin lalu, dia sudah mau turun dari kamarnya dan cerita-cerita serta ketawa-ketawa lagi, seperti tidak terjadi sesuatu,&amp;quot; kata eyang Galang Abdul Hayi Adnan.  </content:encoded></item></channel></rss>
