<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekjen PAN Kritik JK Soal Pemilu Tulis</title><description>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan meminta agar usulan mengenai aturan pemilu dibuat secara masuk akal, realistis dan mudah dilaksanakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/13/1/60636/sekjen-pan-kritik-jk-soal-pemilu-tulis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/13/1/60636/sekjen-pan-kritik-jk-soal-pemilu-tulis"/><item><title>Sekjen PAN Kritik JK Soal Pemilu Tulis</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/13/1/60636/sekjen-pan-kritik-jk-soal-pemilu-tulis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/13/1/60636/sekjen-pan-kritik-jk-soal-pemilu-tulis</guid><pubDate>Selasa 13 November 2007 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Widiyanarko</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan meminta agar usulan mengenai aturan pemilu dibuat secara masuk akal, realistis dan mudah dilaksanakan. Karena itu, dia tidak setuju dengan usulan pemilu tulis yang dilontarkan Wapres.&amp;quot;Itu lebih aneh lagi, mengada-ada itu,&amp;quot; ujar Zulkifli di Gedung DPR, Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2007).Zulkifli menjelaskan dengan model ditulis, akan rawan kecurangan, terutama bagi mereka yang buta huruf atau tidak mampu menulis. Belum lagi orang yang membantu menyelewengkan pilihan mereka.&amp;quot;Ini rawan kecurangan yang bisa jadi konflik dan memicu kerusuhan,&amp;quot; ujarnya.Karena itu, alasan untuk membuat efisien dengan cara itu dinilai sulit dilakukan. Bahkan bisa menjadi mahal jika terjadi kerusuhan.Zulkifli menjelaskan dengan cara dicoblos, orang hanya perlu mengingat gambar dan angka. &amp;quot;Kalau angkanya ditulis juga sulit. Nanti bisa saja mau nulis 2 ternyata mirip angka 3, lalu dianggap 3,&amp;quot; ungkapnya.Menurut Zulkifli cara yang lama sudah bagus. Hanya saja dia mengusulkan agar mencoblos partai atau nama caleg dianggap sama sahnya. Tidak seperti sebelumnya yang diangap sah jika mencoblos partai, bukan caleg.Menurut Zulkifli jika ingin pemilu yang efisien, usulan Wapres yang harus didorong bukan pemilu tulis, tetapi mengganti kartu pemilih dengan KTP.&amp;quot;Kalau pakai kartu nambah biaya, nambah kecurangan,&amp;quot; ujarnya.Selain itu, dia juga setuju dengan usulan Wapres untuk menambah kapasitas TPS. Namun dia mengusulkan angkanya bukan 1.000 pemilih per TPS.&amp;quot;Kita usulkan 600 saja. Kalau satu desa ada 600 pemilih, TPS nya cuma satu saja,&amp;quot; terangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan meminta agar usulan mengenai aturan pemilu dibuat secara masuk akal, realistis dan mudah dilaksanakan. Karena itu, dia tidak setuju dengan usulan pemilu tulis yang dilontarkan Wapres.&amp;quot;Itu lebih aneh lagi, mengada-ada itu,&amp;quot; ujar Zulkifli di Gedung DPR, Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2007).Zulkifli menjelaskan dengan model ditulis, akan rawan kecurangan, terutama bagi mereka yang buta huruf atau tidak mampu menulis. Belum lagi orang yang membantu menyelewengkan pilihan mereka.&amp;quot;Ini rawan kecurangan yang bisa jadi konflik dan memicu kerusuhan,&amp;quot; ujarnya.Karena itu, alasan untuk membuat efisien dengan cara itu dinilai sulit dilakukan. Bahkan bisa menjadi mahal jika terjadi kerusuhan.Zulkifli menjelaskan dengan cara dicoblos, orang hanya perlu mengingat gambar dan angka. &amp;quot;Kalau angkanya ditulis juga sulit. Nanti bisa saja mau nulis 2 ternyata mirip angka 3, lalu dianggap 3,&amp;quot; ungkapnya.Menurut Zulkifli cara yang lama sudah bagus. Hanya saja dia mengusulkan agar mencoblos partai atau nama caleg dianggap sama sahnya. Tidak seperti sebelumnya yang diangap sah jika mencoblos partai, bukan caleg.Menurut Zulkifli jika ingin pemilu yang efisien, usulan Wapres yang harus didorong bukan pemilu tulis, tetapi mengganti kartu pemilih dengan KTP.&amp;quot;Kalau pakai kartu nambah biaya, nambah kecurangan,&amp;quot; ujarnya.Selain itu, dia juga setuju dengan usulan Wapres untuk menambah kapasitas TPS. Namun dia mengusulkan angkanya bukan 1.000 pemilih per TPS.&amp;quot;Kita usulkan 600 saja. Kalau satu desa ada 600 pemilih, TPS nya cuma satu saja,&amp;quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
