<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Parpol Baru Mau Diatur Asal Tak Dihambat</title><description>Langkah partai politik (parpol) baru untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2009 cukup berat. Kebijakan yang dikendalikan partai besar rupanya tak berpihak pada eksistensi parpol gurem ini.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/15/1/61141/parpol-baru-mau-diatur-asal-tak-dihambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/15/1/61141/parpol-baru-mau-diatur-asal-tak-dihambat"/><item><title>Parpol Baru Mau Diatur Asal Tak Dihambat</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/15/1/61141/parpol-baru-mau-diatur-asal-tak-dihambat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/15/1/61141/parpol-baru-mau-diatur-asal-tak-dihambat</guid><pubDate>Kamis 15 November 2007 14:43 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  JAKARTA - Langkah partai politik (parpol) baru untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2009 cukup berat. Kebijakan yang dikendalikan partai besar rupanya tak berpihak pada eksistensi parpol gurem ini.    &amp;quot;Diatur boleh tapi jangan dihambat,&amp;quot; kata Ketua Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Roy BB Janis, dalam acara Silaturahmi Aliansi Partai Politik untuk Keadilan di Wisma Antara, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/11/2007).    Roy menilai, kebijakan partai politik yang kini tengah dibahas di DPR sangat memberatkan lahirnya partai baru. Hal ini, dikatakan Roy sebagai bentuk pelanggaran konstitusi.    &amp;quot;Terlihat dari manuver yang diperlihatkan anggota dewan dengan membuat kebijakan memberatkan,&amp;quot; ujarnya.    Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum partai Bintang Bulan Hamdan Zoelva. Hamdan menuding partai politik besar yang mendominasi parlemen tak mampu menjawab permasalahan yang dihadapi bangsa.    &amp;quot;Parpol yang saat ini berkuasa hanya memprioritaskan bagaimana mempertahankan segala kekuasaannya,&amp;quot; keluh Hamdan.    </description><content:encoded>  JAKARTA - Langkah partai politik (parpol) baru untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2009 cukup berat. Kebijakan yang dikendalikan partai besar rupanya tak berpihak pada eksistensi parpol gurem ini.    &amp;quot;Diatur boleh tapi jangan dihambat,&amp;quot; kata Ketua Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Roy BB Janis, dalam acara Silaturahmi Aliansi Partai Politik untuk Keadilan di Wisma Antara, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/11/2007).    Roy menilai, kebijakan partai politik yang kini tengah dibahas di DPR sangat memberatkan lahirnya partai baru. Hal ini, dikatakan Roy sebagai bentuk pelanggaran konstitusi.    &amp;quot;Terlihat dari manuver yang diperlihatkan anggota dewan dengan membuat kebijakan memberatkan,&amp;quot; ujarnya.    Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum partai Bintang Bulan Hamdan Zoelva. Hamdan menuding partai politik besar yang mendominasi parlemen tak mampu menjawab permasalahan yang dihadapi bangsa.    &amp;quot;Parpol yang saat ini berkuasa hanya memprioritaskan bagaimana mempertahankan segala kekuasaannya,&amp;quot; keluh Hamdan.    </content:encoded></item></channel></rss>
