<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Kapolri&quot; Kritik BNN Soal Roy Marten</title><description>Kapolri versi kabinet bayangan bentukan Koalisi Muda Parlemen Indonesia, Syahrin Hamid, mengkritik kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menjadikan artis Roy Marten dalam kampanye narkoba.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/17/1/61614/kapolri-kritik-bnn-soal-roy-marten</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/17/1/61614/kapolri-kritik-bnn-soal-roy-marten"/><item><title>&quot;Kapolri&quot; Kritik BNN Soal Roy Marten</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/17/1/61614/kapolri-kritik-bnn-soal-roy-marten</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/17/1/61614/kapolri-kritik-bnn-soal-roy-marten</guid><pubDate>Sabtu 17 November 2007 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Hasits</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kapolri versi kabinet bayangan bentukan Koalisi Muda Parlemen Indonesia, Syahrin Hamid, mengkritik kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menjadikan artis Roy Marten dalam kampanye narkoba.&amp;quot;BNN harus jeli dan dapat memilih publik figur dalam mengkampanyekan narkoba. Harus mempunyai tokoh yang bisa membuat pengaruh terhadap antinarkoba. Jangan asal pilih, seperti Roy Marten,&amp;quot; kata anggota Komisi III DPR ini kepada wartawan dalam diskusi Dilema Pemberantasan Narkoba di Marios Place, Cikini, Jakarta, Sabtu (17/11/20007).Menurut Syahrin, tugas kampanye narkoba seharusnya tidak dilakukan BNN. Peran itu seharusnya dilakukan dilakukan public relation yang ditunjuk. &amp;quot;Tugas BBN seharusnya melakukan tindakan eksekusi terhadap pengguna dan pengedar narkoba. Sebab BNN diisi para penegak hukum, seperti Kapolri,&amp;quot; pungkasnya.Selain itu, menurut dia, masih maraknya peredaran narkoba baik di lembaga permasyarakatan ataupun di masyarakat, disebabkan lemahnya penegakan hukum dan budaya masyarakatnya.&amp;quot;Lebih baik adanya revolusi sosial tentang pemahaman bahaya narkoba,&amp;quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri versi kabinet bayangan bentukan Koalisi Muda Parlemen Indonesia, Syahrin Hamid, mengkritik kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menjadikan artis Roy Marten dalam kampanye narkoba.&amp;quot;BNN harus jeli dan dapat memilih publik figur dalam mengkampanyekan narkoba. Harus mempunyai tokoh yang bisa membuat pengaruh terhadap antinarkoba. Jangan asal pilih, seperti Roy Marten,&amp;quot; kata anggota Komisi III DPR ini kepada wartawan dalam diskusi Dilema Pemberantasan Narkoba di Marios Place, Cikini, Jakarta, Sabtu (17/11/20007).Menurut Syahrin, tugas kampanye narkoba seharusnya tidak dilakukan BNN. Peran itu seharusnya dilakukan dilakukan public relation yang ditunjuk. &amp;quot;Tugas BBN seharusnya melakukan tindakan eksekusi terhadap pengguna dan pengedar narkoba. Sebab BNN diisi para penegak hukum, seperti Kapolri,&amp;quot; pungkasnya.Selain itu, menurut dia, masih maraknya peredaran narkoba baik di lembaga permasyarakatan ataupun di masyarakat, disebabkan lemahnya penegakan hukum dan budaya masyarakatnya.&amp;quot;Lebih baik adanya revolusi sosial tentang pemahaman bahaya narkoba,&amp;quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
