<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tugas ke Daerah Konflik, Personel Polri Juga Dibekali Kondom </title><description>Para personel kepolisian yang ditugaskan ke daerah konflik ternyata tidak hanya dibekali dengan senjata dan makanan. Mereka juga dibekali dengan kondom. O'ow..! </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/23/1/63191/tugas-ke-daerah-konflik-personel-polri-juga-dibekali-kondom</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/23/1/63191/tugas-ke-daerah-konflik-personel-polri-juga-dibekali-kondom"/><item><title>Tugas ke Daerah Konflik, Personel Polri Juga Dibekali Kondom </title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/23/1/63191/tugas-ke-daerah-konflik-personel-polri-juga-dibekali-kondom</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/23/1/63191/tugas-ke-daerah-konflik-personel-polri-juga-dibekali-kondom</guid><pubDate>Jum'at 23 November 2007 17:34 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Lucyane D Simatupang</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Para personel kepolisian yang ditugaskan ke daerah konflik ternyata tidak hanya dibekali dengan senjata dan makanan. Mereka juga dibekali dengan kondom. O'ow..!&amp;quot;Sebenarnya banyak ditentang. Tapi, kondom itu untuk mencegah penyebaran HIV AIDS,&amp;quot; ujar staf Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Drg Arwita dalam seminar &amp;quot;Info Terkini HIV/AIDS di Indonesia, di Aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2007).Arwita mengakui, selama ini dari ibu-ibu dari Bhayangkari, Polri selalu memberikan perbekalan kondom kepada para personel yang lama bertugas di daerah konflik. Pembekalan kondom itu juga semata-mata untuk mencegah penyebaran penyakit seksual lainnya.Pusdokkes pun membantah bahwa pemberian bekal kondom adalah untuk mendukung tindakan selingkuh para personel pria di daerah tersebut. &amp;quot;Kami memberikan kondom bukan untuk membiarkan mereka selingkuh, tapi hanya untuk mencegah penularan HIV kepada istri dan anaknya,&amp;quot; tegas Arwita.Untuk mengurangi penyebaran HIV/AIDS di kalangan anggota kepolisian, Pusdokkes kerap memberikan edukasi dini kepada para taruna Akademi Polisi. &amp;quot;Mulai sekarang para taruna dididik untuk diberi penyuluhan tentang reproduksi, sosialisasi kondom, dan HIV/AIDS,&amp;quot; jelas pengurus Bhayangkari ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Para personel kepolisian yang ditugaskan ke daerah konflik ternyata tidak hanya dibekali dengan senjata dan makanan. Mereka juga dibekali dengan kondom. O'ow..!&amp;quot;Sebenarnya banyak ditentang. Tapi, kondom itu untuk mencegah penyebaran HIV AIDS,&amp;quot; ujar staf Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Drg Arwita dalam seminar &amp;quot;Info Terkini HIV/AIDS di Indonesia, di Aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2007).Arwita mengakui, selama ini dari ibu-ibu dari Bhayangkari, Polri selalu memberikan perbekalan kondom kepada para personel yang lama bertugas di daerah konflik. Pembekalan kondom itu juga semata-mata untuk mencegah penyebaran penyakit seksual lainnya.Pusdokkes pun membantah bahwa pemberian bekal kondom adalah untuk mendukung tindakan selingkuh para personel pria di daerah tersebut. &amp;quot;Kami memberikan kondom bukan untuk membiarkan mereka selingkuh, tapi hanya untuk mencegah penularan HIV kepada istri dan anaknya,&amp;quot; tegas Arwita.Untuk mengurangi penyebaran HIV/AIDS di kalangan anggota kepolisian, Pusdokkes kerap memberikan edukasi dini kepada para taruna Akademi Polisi. &amp;quot;Mulai sekarang para taruna dididik untuk diberi penyuluhan tentang reproduksi, sosialisasi kondom, dan HIV/AIDS,&amp;quot; jelas pengurus Bhayangkari ini.</content:encoded></item></channel></rss>
