<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Parpol Tak Lagi Jadi Penentu di Pilkada</title><description>Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla belajar banyak tentang kekalahan Golkar dalam banyak pilkada di beberapa daerah. Dia beranggapan, partai politik kini tak lagi menjadi penentu kemenangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63258/parpol-tak-lagi-jadi-penentu-di-pilkada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63258/parpol-tak-lagi-jadi-penentu-di-pilkada"/><item><title>Parpol Tak Lagi Jadi Penentu di Pilkada</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63258/parpol-tak-lagi-jadi-penentu-di-pilkada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63258/parpol-tak-lagi-jadi-penentu-di-pilkada</guid><pubDate>Sabtu 24 November 2007 02:58 WIB</pubDate><dc:creator>Lamtiur Kristin Natalia Malau</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla belajar banyak tentang kekalahan Golkar dalam banyak pilkada di beberapa daerah. Dia beranggapan, partai politik kini tak lagi menjadi penentu kemenangan.&amp;quot;Faktor kultur dan agama justru menjadi faktor penting,&amp;quot; kata Kalla dalam acara Rapimnas Partai Golkar, di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (24/11/2007).Selain itu, lanjut Kalla, harapan yang dijual kepada masyarakat juga menentukan apakah seorang calon kepala daerah cukup menarik perhatian warganya. Kalla mencontohkan pertarungan Gafur-Thayib dalam Pilkada Maluku Utara yang menuai banyak konflik.&amp;quot;Bukan soal partai tapi jual harapan. Kalau incumbent jual bukti, penantang jual harapan. Bung Gafur jual harapan dan Thayib jual bukti. Tapi, buktinya tidak cukup. Kalau incumbent betul-betul harus jual bukti,&amp;quot; kata kalla.Selain itu, penting juga cara parpol untuk mencari pasangan bagi calon yang diusungnya. &amp;quot;Cara mengatur pasangan sangat penting,&amp;quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla belajar banyak tentang kekalahan Golkar dalam banyak pilkada di beberapa daerah. Dia beranggapan, partai politik kini tak lagi menjadi penentu kemenangan.&amp;quot;Faktor kultur dan agama justru menjadi faktor penting,&amp;quot; kata Kalla dalam acara Rapimnas Partai Golkar, di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (24/11/2007).Selain itu, lanjut Kalla, harapan yang dijual kepada masyarakat juga menentukan apakah seorang calon kepala daerah cukup menarik perhatian warganya. Kalla mencontohkan pertarungan Gafur-Thayib dalam Pilkada Maluku Utara yang menuai banyak konflik.&amp;quot;Bukan soal partai tapi jual harapan. Kalau incumbent jual bukti, penantang jual harapan. Bung Gafur jual harapan dan Thayib jual bukti. Tapi, buktinya tidak cukup. Kalau incumbent betul-betul harus jual bukti,&amp;quot; kata kalla.Selain itu, penting juga cara parpol untuk mencari pasangan bagi calon yang diusungnya. &amp;quot;Cara mengatur pasangan sangat penting,&amp;quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
