<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garda Bangsa Kumpulkan Pemuda Parpol 12 Negara</title><description>Garda Bangsa mengumpulkan organisasi pemuda parpol dari negara se Asia untuk bertukar gagasan. Acara yang digagas organisasi parpol Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut diikuti oleh 12 negara.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63411/garda-bangsa-kumpulkan-pemuda-parpol-12-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63411/garda-bangsa-kumpulkan-pemuda-parpol-12-negara"/><item><title>Garda Bangsa Kumpulkan Pemuda Parpol 12 Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63411/garda-bangsa-kumpulkan-pemuda-parpol-12-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/24/1/63411/garda-bangsa-kumpulkan-pemuda-parpol-12-negara</guid><pubDate>Sabtu 24 November 2007 22:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dian Widiyanarko</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa mengumpulkan organisasi pemuda partai politik (parpol) dari negara se Asia untuk bertukar gagasan. Acara yang digagas organisasi parpol Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut diikuti oleh 12 negara.&amp;quot;Kami akan berdiskusi, tukar menukar gagasan, dan akan kami bandingkan apa yang mereka lakukan dengan Garda Bangsa,&amp;quot; kata Ketua Umum DKN Garda Bangsa Camelia Puji Astuti, saat workshop pemuda parpol se Asia &amp;quot;Engaging Citizens for Responsible and Effective Governance&amp;quot;, di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (24/11/2007).Pemuda parpol yang mengikuti acara tersebut juga tergabung dalam The Young Liberals and Democrats of Asia (YLDA). Negara tersebut yaitu Indonesia, Pakistan, Nepal, Filipina, Kamboja, Sri Langka, Malaysia, Singapura, Myanmar, Thailand, Brunei, dan Cina sebagai pemantau.Menurut Camelia, Garda Bangsa dalam kegiatannya tidak hanya ingin membuat kegiatan bersekala lokal saja, namun juga yang bersekala internasional untuk masukan bagai Garda Bangsa. Maka dengan bantuan YLDA dibuatlah acara tersebut.&amp;quot;Dari pada kami yang keliling-keliling ke berbagai negara, maka lebih baik kami kumpulkan saja mereka,&amp;quot; ujarnya.Dalam acara itu, ujar Camelia, para pemuda akan belajar tentang bagaimana menyelenggarakan pemerintahan yang efektif. Mereka juga sempat mendapat paparan mengenai kebangsaan dari Ketua Umum Dewan Syuo DPP PKB KH Abdurrahman Wahid saat pembukaan acara tangal 22 November silam.&amp;quot;Nanti juga akan ada pertemua dengan penyelenggara pemerintahan seperti lurah, juga dengan organisasi seperti Icw dan NGO lainnya,&amp;quot; papa Camelia.Lebih lanjut Camelia menyatakan dalam sesi akhir nantinya masing-masing perwakilan akan mempresentasikan gagasannya. Dari sana tukar menukar gagasan antara sesama organisasi parpol akan terjadi.Dalam workshop, salah satu pembicara yang dihadirkan untuk memberikan paparan adalah Bupati Tebo, Jambi, Madjid Muaz. Bupati asal PKB itu memberikan paparannya mengenai pengalamannya memerintah di era otonomi daerah.Dia menceritakan semua strategi yang ditempuhnya untuk memberdayakan masyarakat dan memajukan daerahnya. Salah satunya mengenai perkuatan ekonomi pedesaan.&amp;quot;Kalau ekonomi rakyat kuat, ekonomi negara akan kuat juga,&amp;quot; tukas Madjid.  </description><content:encoded>JAKARTA - Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa mengumpulkan organisasi pemuda partai politik (parpol) dari negara se Asia untuk bertukar gagasan. Acara yang digagas organisasi parpol Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut diikuti oleh 12 negara.&amp;quot;Kami akan berdiskusi, tukar menukar gagasan, dan akan kami bandingkan apa yang mereka lakukan dengan Garda Bangsa,&amp;quot; kata Ketua Umum DKN Garda Bangsa Camelia Puji Astuti, saat workshop pemuda parpol se Asia &amp;quot;Engaging Citizens for Responsible and Effective Governance&amp;quot;, di Kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (24/11/2007).Pemuda parpol yang mengikuti acara tersebut juga tergabung dalam The Young Liberals and Democrats of Asia (YLDA). Negara tersebut yaitu Indonesia, Pakistan, Nepal, Filipina, Kamboja, Sri Langka, Malaysia, Singapura, Myanmar, Thailand, Brunei, dan Cina sebagai pemantau.Menurut Camelia, Garda Bangsa dalam kegiatannya tidak hanya ingin membuat kegiatan bersekala lokal saja, namun juga yang bersekala internasional untuk masukan bagai Garda Bangsa. Maka dengan bantuan YLDA dibuatlah acara tersebut.&amp;quot;Dari pada kami yang keliling-keliling ke berbagai negara, maka lebih baik kami kumpulkan saja mereka,&amp;quot; ujarnya.Dalam acara itu, ujar Camelia, para pemuda akan belajar tentang bagaimana menyelenggarakan pemerintahan yang efektif. Mereka juga sempat mendapat paparan mengenai kebangsaan dari Ketua Umum Dewan Syuo DPP PKB KH Abdurrahman Wahid saat pembukaan acara tangal 22 November silam.&amp;quot;Nanti juga akan ada pertemua dengan penyelenggara pemerintahan seperti lurah, juga dengan organisasi seperti Icw dan NGO lainnya,&amp;quot; papa Camelia.Lebih lanjut Camelia menyatakan dalam sesi akhir nantinya masing-masing perwakilan akan mempresentasikan gagasannya. Dari sana tukar menukar gagasan antara sesama organisasi parpol akan terjadi.Dalam workshop, salah satu pembicara yang dihadirkan untuk memberikan paparan adalah Bupati Tebo, Jambi, Madjid Muaz. Bupati asal PKB itu memberikan paparannya mengenai pengalamannya memerintah di era otonomi daerah.Dia menceritakan semua strategi yang ditempuhnya untuk memberdayakan masyarakat dan memajukan daerahnya. Salah satunya mengenai perkuatan ekonomi pedesaan.&amp;quot;Kalau ekonomi rakyat kuat, ekonomi negara akan kuat juga,&amp;quot; tukas Madjid.  </content:encoded></item></channel></rss>
