<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Dompu Akibatkan Sarana Komunikasi Rusak</title><description>Pemerintah pusat mengaku kesulitan berkoordinasi dengan pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB), terkait korban gempa yang mengguncang Raba. Komunikasi terputus akibat gempa berkekuatan 6,7 skala richter. </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/26/1/63636/gempa-dompu-akibatkan-sarana-komunikasi-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/26/1/63636/gempa-dompu-akibatkan-sarana-komunikasi-rusak"/><item><title>Gempa Dompu Akibatkan Sarana Komunikasi Rusak</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/26/1/63636/gempa-dompu-akibatkan-sarana-komunikasi-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/26/1/63636/gempa-dompu-akibatkan-sarana-komunikasi-rusak</guid><pubDate>Senin 26 November 2007 09:14 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>NTB - Pemerintah pusat mengaku kesulitan berkoordinasi dengan pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB), terkait korban gempa yang mengguncang Raba. Komunikasi terputus akibat gempa berkekuatan 6,7 skala richter.&amp;quot;Koordinasinya susah karena komunikasinya sulit,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam Pakaya saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/11/2007), di Jakarta. Selain karena kerusakan akibat gempa, Rustam menduga sulitnya komunikasi di NTB juga disebabkan karena lemahnya sinyal telepon selular. Menurutnya, gempa semalam mengakibatkan kerusakan pada beberapa jaringan pesawat telepon.&amp;quot;Sepertinya di daerah areal sana termasuk areal blank spot (sinyal lemah),&amp;quot; lanjut pimpinan Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) ini. Bahkan keterangan dari petugas Polsek Woja, NTB menyebutkan sebagian besar wilayah di Kilo yang berjarak 69 km dari Dompu, belum memiliki jaringan telepon fixed line.Untuk diketahui, gempa berkekuatan 6,7 SR mengguncang Raba, Nusa Tenggara Barat, pada pukul 23.02.20 WIB, Minggu (25/11/2007). Titik gempa berada pada 8,27 LS-118,35 BT berkedalaman 50 kilometer, terletak di 50 kilometer barat laut NTB. Jumlah korban yang diakibatkan masih simpang siur. Tercatat sementara korban tewas sebanyak enam orang, 45 orang luka-luka, dan 32 warga berada di rumah sakit.</description><content:encoded>NTB - Pemerintah pusat mengaku kesulitan berkoordinasi dengan pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB), terkait korban gempa yang mengguncang Raba. Komunikasi terputus akibat gempa berkekuatan 6,7 skala richter.&amp;quot;Koordinasinya susah karena komunikasinya sulit,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam Pakaya saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/11/2007), di Jakarta. Selain karena kerusakan akibat gempa, Rustam menduga sulitnya komunikasi di NTB juga disebabkan karena lemahnya sinyal telepon selular. Menurutnya, gempa semalam mengakibatkan kerusakan pada beberapa jaringan pesawat telepon.&amp;quot;Sepertinya di daerah areal sana termasuk areal blank spot (sinyal lemah),&amp;quot; lanjut pimpinan Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) ini. Bahkan keterangan dari petugas Polsek Woja, NTB menyebutkan sebagian besar wilayah di Kilo yang berjarak 69 km dari Dompu, belum memiliki jaringan telepon fixed line.Untuk diketahui, gempa berkekuatan 6,7 SR mengguncang Raba, Nusa Tenggara Barat, pada pukul 23.02.20 WIB, Minggu (25/11/2007). Titik gempa berada pada 8,27 LS-118,35 BT berkedalaman 50 kilometer, terletak di 50 kilometer barat laut NTB. Jumlah korban yang diakibatkan masih simpang siur. Tercatat sementara korban tewas sebanyak enam orang, 45 orang luka-luka, dan 32 warga berada di rumah sakit.</content:encoded></item></channel></rss>
