<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY: Dulu Banyak yang &quot;Cuci Tangan&quot; Lupa &quot;Cuci Piring&quot;</title><description>Presiden SBY menyindir pemberantasan korupsi di masa lalu yang kebanyakan terkesan &amp;quot;cuci tangan&amp;quot; ketimbang &amp;quot;cuci piring&amp;quot; atau pemberantasan korupsi yang sebenar-benarnya.          </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64053/sby-dulu-banyak-yang-cuci-tangan-lupa-cuci-piring</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64053/sby-dulu-banyak-yang-cuci-tangan-lupa-cuci-piring"/><item><title>SBY: Dulu Banyak yang &quot;Cuci Tangan&quot; Lupa &quot;Cuci Piring&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64053/sby-dulu-banyak-yang-cuci-tangan-lupa-cuci-piring</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64053/sby-dulu-banyak-yang-cuci-tangan-lupa-cuci-piring</guid><pubDate>Selasa 27 November 2007 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Lisa Antasari</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Presiden SBY menyindir pemberantasan korupsi di masa lalu yang kebanyakan terkesan &amp;quot;cuci tangan&amp;quot; ketimbang &amp;quot;cuci piring&amp;quot; atau pemberantasan korupsi yang sebenar-benarnya.    &amp;quot;Saya harus mengatakan, kita harus kerja keras mencuci piring, karena dulu banyak yang lupa mencuci piring. Justru banyak yang cuci tangan tapi lupa cuci piring,&amp;quot; sindir SBY saat meresmikan Gedung Baru Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) di Jalan Juanda, Jakarta, Selasa (27/11/2007).    SBY mengatakan, Indonesia ke depan harus semakin bersih bukan semakin kotor, terutama dari kejahatan serius dan kejahatan luar biasa.     &amp;quot;Makin bersih sistem, makin bersih juga negara kita. Makin bersih transaksi negara kita, aset kita juga semakin selamat. Bisnis kongkalikong sudah berakhir, bisnis yang tidak benar sudah tidak jamannya lagi,&amp;quot; kata presiden.     Presiden juga mengajak PPATK dan lembaga penegak hukum lainnya untuk menjawab tantangan perkembangan tekhnologi dalam melakukan kejahatan.    &amp;quot;Solusinya 3 hal, pertama, rezim money laundering harus kuat dan efektif, serta tidak boleh lemah dan proaktif, UU pencucian uang harus berlaku. Saya minta Ketua PPATK menggunakan semua resources yang sudah ada,&amp;quot; katanya.    Kemudian, yang kedua, bersinergi, bekerja, dan bersatu berdasarkan aturan undang-undang yang berlaku. Ketiga, diperlukan kerjasama internasional.     &amp;quot;Saya dukung PPATK bekerjasama dengan negara lain, world bank. Tolong tindaklanjuti dengan penegak hukum yang lain untuk bekerjasama mengembalikan koruptor,&amp;quot; katanya.    Makanya, Presiden juga berharap PPATK mengimplementasikan strategi nasional tentang pencucian uang, seluruh staf harus gigih bekerja, giat disiplin.    &amp;quot;Jangan baca Koran, harus lebih berani, kembangkan teknologi, dan metodologi. Jangan kalah dengan musuh, kita harus menang,&amp;quot; pungkasnya.    </description><content:encoded>JAKARTA - Presiden SBY menyindir pemberantasan korupsi di masa lalu yang kebanyakan terkesan &amp;quot;cuci tangan&amp;quot; ketimbang &amp;quot;cuci piring&amp;quot; atau pemberantasan korupsi yang sebenar-benarnya.    &amp;quot;Saya harus mengatakan, kita harus kerja keras mencuci piring, karena dulu banyak yang lupa mencuci piring. Justru banyak yang cuci tangan tapi lupa cuci piring,&amp;quot; sindir SBY saat meresmikan Gedung Baru Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) di Jalan Juanda, Jakarta, Selasa (27/11/2007).    SBY mengatakan, Indonesia ke depan harus semakin bersih bukan semakin kotor, terutama dari kejahatan serius dan kejahatan luar biasa.     &amp;quot;Makin bersih sistem, makin bersih juga negara kita. Makin bersih transaksi negara kita, aset kita juga semakin selamat. Bisnis kongkalikong sudah berakhir, bisnis yang tidak benar sudah tidak jamannya lagi,&amp;quot; kata presiden.     Presiden juga mengajak PPATK dan lembaga penegak hukum lainnya untuk menjawab tantangan perkembangan tekhnologi dalam melakukan kejahatan.    &amp;quot;Solusinya 3 hal, pertama, rezim money laundering harus kuat dan efektif, serta tidak boleh lemah dan proaktif, UU pencucian uang harus berlaku. Saya minta Ketua PPATK menggunakan semua resources yang sudah ada,&amp;quot; katanya.    Kemudian, yang kedua, bersinergi, bekerja, dan bersatu berdasarkan aturan undang-undang yang berlaku. Ketiga, diperlukan kerjasama internasional.     &amp;quot;Saya dukung PPATK bekerjasama dengan negara lain, world bank. Tolong tindaklanjuti dengan penegak hukum yang lain untuk bekerjasama mengembalikan koruptor,&amp;quot; katanya.    Makanya, Presiden juga berharap PPATK mengimplementasikan strategi nasional tentang pencucian uang, seluruh staf harus gigih bekerja, giat disiplin.    &amp;quot;Jangan baca Koran, harus lebih berani, kembangkan teknologi, dan metodologi. Jangan kalah dengan musuh, kita harus menang,&amp;quot; pungkasnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
