<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Puyuh </title><description>Hujan deras disertai angin menerjang rumah warga di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Senin (26/11) petang. Akibatnya, lima rumah warga roboh dan ratusan rumah lainnya rusak serta satu ruang kelas SDN V Bektiharjo rusak.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64171/lima-rumah-warga-roboh-diterjang-angin-puyuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64171/lima-rumah-warga-roboh-diterjang-angin-puyuh"/><item><title>Lima Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Puyuh </title><link>https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64171/lima-rumah-warga-roboh-diterjang-angin-puyuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/11/27/1/64171/lima-rumah-warga-roboh-diterjang-angin-puyuh</guid><pubDate>Selasa 27 November 2007 18:49 WIB</pubDate><dc:creator>Nanang Fahrudin</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>TUBAN - Hujan deras disertai angin menerjang rumah warga di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Senin (26/11) petang. Akibatnya, lima rumah warga roboh dan ratusan rumah lainnya rusak serta satu ruang kelas SDN V Bektiharjo rusak.Angin mengamuk di beberapa desa, tapi paling parah yang terkena terjangan angin di antaranya tiga rumah di Dusun Karang Rejo, Desa Penambangan, dan dua rumah lainnya di desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Sedang ratusan rumah warga lainnya mengalami rusak di bagian atap. Musibah itu berawal saat terjadi hujan sangat deras, dan tiba-tiba angin bertiup kencang, sehingga beberapa warga berlarian menyelamatkan diri. Beberapa rumah warga roboh dan yang lainnya rusak parah. Dan hingga Selasa (27/11) banyak warga yang masih membersihkan puing-puing terjangan angin puyuh. &amp;quot;Anginnya sangat kencang, banyak rumh warga yang rusak,&amp;quot; ujar Syamsi, 35, warga setempat.Warga setempat juga mulai memotongi batang pohon Randu alas yang ambruk di pemakaman desa setempat dengan menggunakan alat gergaji mesin. Warga lainnya sibuk menyingkirkan batang batang pohon tua yang juga roboh diterjang angin dan melintang di tengah jalan jalur alternatif Tuban - Bojonegoro.Angin tersebut juga merobohkan pohon dan mengenai satu ruang kelas IV SDN setempat. Sehingga, ruang kelas itu hingga kini belum bisa ditempati siswa untuk proses belajar mengajar. Karena seluruh meja dan kursi di dalam ruang kelas tersebut tertimpa reruntuhan pohon.Menurut Sunaryo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Semanding mengatakan, pihaknya merencanakan siswa kelas empat akan masuk kelas sore bergantian dengan siswa kelas lainnya. Pihaknya saat ini juga sudah melaporkan musibah itu ke Dinas Pendidikan setempat. &amp;quot;Sementra siswa bergantin sambil menunggu proses rehabilitasi gedung yang saat ini sedang diajukan ke dinas pendidikan,&amp;quot; katanya.Dihubungi terpisah, Sukristiono Kasi Informasi pada Bagian Humas Pemkab Tuban mengatakan pihaknya sudah mengetahui adanya musibah angin puyuh tersebut. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan kerugian akibat musibah tersebut. &amp;quot;Kami masih melakukan pendataan yang dilakukan oleh pihak camat dan desa,&amp;quot; katanya.    </description><content:encoded>TUBAN - Hujan deras disertai angin menerjang rumah warga di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Senin (26/11) petang. Akibatnya, lima rumah warga roboh dan ratusan rumah lainnya rusak serta satu ruang kelas SDN V Bektiharjo rusak.Angin mengamuk di beberapa desa, tapi paling parah yang terkena terjangan angin di antaranya tiga rumah di Dusun Karang Rejo, Desa Penambangan, dan dua rumah lainnya di desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Sedang ratusan rumah warga lainnya mengalami rusak di bagian atap. Musibah itu berawal saat terjadi hujan sangat deras, dan tiba-tiba angin bertiup kencang, sehingga beberapa warga berlarian menyelamatkan diri. Beberapa rumah warga roboh dan yang lainnya rusak parah. Dan hingga Selasa (27/11) banyak warga yang masih membersihkan puing-puing terjangan angin puyuh. &amp;quot;Anginnya sangat kencang, banyak rumh warga yang rusak,&amp;quot; ujar Syamsi, 35, warga setempat.Warga setempat juga mulai memotongi batang pohon Randu alas yang ambruk di pemakaman desa setempat dengan menggunakan alat gergaji mesin. Warga lainnya sibuk menyingkirkan batang batang pohon tua yang juga roboh diterjang angin dan melintang di tengah jalan jalur alternatif Tuban - Bojonegoro.Angin tersebut juga merobohkan pohon dan mengenai satu ruang kelas IV SDN setempat. Sehingga, ruang kelas itu hingga kini belum bisa ditempati siswa untuk proses belajar mengajar. Karena seluruh meja dan kursi di dalam ruang kelas tersebut tertimpa reruntuhan pohon.Menurut Sunaryo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Semanding mengatakan, pihaknya merencanakan siswa kelas empat akan masuk kelas sore bergantian dengan siswa kelas lainnya. Pihaknya saat ini juga sudah melaporkan musibah itu ke Dinas Pendidikan setempat. &amp;quot;Sementra siswa bergantin sambil menunggu proses rehabilitasi gedung yang saat ini sedang diajukan ke dinas pendidikan,&amp;quot; katanya.Dihubungi terpisah, Sukristiono Kasi Informasi pada Bagian Humas Pemkab Tuban mengatakan pihaknya sudah mengetahui adanya musibah angin puyuh tersebut. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan kerugian akibat musibah tersebut. &amp;quot;Kami masih melakukan pendataan yang dilakukan oleh pihak camat dan desa,&amp;quot; katanya.    </content:encoded></item></channel></rss>
