<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komisi III Kantongi Kelemahan Capim KPK</title><description>Wakil Ketua Komisi III DPR M. Azis Syamsuddin mengaku telah mengantongi kelemahan dari beberapa calon pimpinan KPK. Menurut dia, data-data itu didapat setelah Komisi III menerjukan tim investigasi rekam jejak ke seluruh Indonesia.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/03/1/65366/komisi-iii-kantongi-kelemahan-capim-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/03/1/65366/komisi-iii-kantongi-kelemahan-capim-kpk"/><item><title>Komisi III Kantongi Kelemahan Capim KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/03/1/65366/komisi-iii-kantongi-kelemahan-capim-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/03/1/65366/komisi-iii-kantongi-kelemahan-capim-kpk</guid><pubDate>Senin 03 Desember 2007 07:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Baidowi</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR M. Azis Syamsuddin mengaku telah mengantongi kelemahan dari beberapa calon pimpinan KPK.  Menurut dia, data-data itu didapat setelah Komisi III menerjukan tim investigasi rekam jejak ke seluruh Indonesia. Sayangnya anggota Fraksi Partai Golkar ini enggan menyebutkan temuan Komisi III di lapangan. Azis berdalih data itu bersifat rahasia dan akan dipergunakan Komisi III saat fit and proper test.   &amp;quot;Kalau saya beberkan sekarang, nanti mereka sudah mempersiapkan jawabannya lebih dulu,&amp;quot; ujarnya saat dihubungi Minggu malam (2/12/2007).   Ketua Panja Illegal Logging ini menambahkan, fit and proper test tetap menggunakan mekanisme lama, yakni setiap calon diharuskan presentasi. Setelah itu, anggota Komisi III mempunyai waktu selama dua jam untuk mengajukan pertanyaan. Meski demikan, Azis berdalih, fit and proper test kali ini sudah disempurnakan dari sebelumnya.   Salah satunya memperpanjang durasi waktu pelaksanaan fit and proper test. Selain itu, setiap calon akan ditanya isi makalah yang ditulis pada Rabu (28/11) lalu. Dengan seperti itu, lanjut dia, kemungkinan kecolongan seperti fit and proper test sebelumnya bisa diminimalisasi.   Mengenai teknis penilaian, Azis mengatakan setiap anggota Komisi III mempunyai satu suara. Sehingga nantinya, lima calon yang menempati urutan teratas secara otomatis terpilih sebagai pimpinan KPK. Sedangkan untuk posisi Ketua KPK, Komisi III akan memilih dua calon yang memperoleh suara terbanyak. &amp;quot;Untuk Ketua KPK langsung kita pilih satu putaran berikutnya. Dua orang di posisi teratas kita pilih untuk menjadi ketua,&amp;quot; tandasnya.  Meski menggunakan sistem one man one vote pihaknya yakin bisa menghindari tarikan politik.   </description><content:encoded>  JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR M. Azis Syamsuddin mengaku telah mengantongi kelemahan dari beberapa calon pimpinan KPK.  Menurut dia, data-data itu didapat setelah Komisi III menerjukan tim investigasi rekam jejak ke seluruh Indonesia. Sayangnya anggota Fraksi Partai Golkar ini enggan menyebutkan temuan Komisi III di lapangan. Azis berdalih data itu bersifat rahasia dan akan dipergunakan Komisi III saat fit and proper test.   &amp;quot;Kalau saya beberkan sekarang, nanti mereka sudah mempersiapkan jawabannya lebih dulu,&amp;quot; ujarnya saat dihubungi Minggu malam (2/12/2007).   Ketua Panja Illegal Logging ini menambahkan, fit and proper test tetap menggunakan mekanisme lama, yakni setiap calon diharuskan presentasi. Setelah itu, anggota Komisi III mempunyai waktu selama dua jam untuk mengajukan pertanyaan. Meski demikan, Azis berdalih, fit and proper test kali ini sudah disempurnakan dari sebelumnya.   Salah satunya memperpanjang durasi waktu pelaksanaan fit and proper test. Selain itu, setiap calon akan ditanya isi makalah yang ditulis pada Rabu (28/11) lalu. Dengan seperti itu, lanjut dia, kemungkinan kecolongan seperti fit and proper test sebelumnya bisa diminimalisasi.   Mengenai teknis penilaian, Azis mengatakan setiap anggota Komisi III mempunyai satu suara. Sehingga nantinya, lima calon yang menempati urutan teratas secara otomatis terpilih sebagai pimpinan KPK. Sedangkan untuk posisi Ketua KPK, Komisi III akan memilih dua calon yang memperoleh suara terbanyak. &amp;quot;Untuk Ketua KPK langsung kita pilih satu putaran berikutnya. Dua orang di posisi teratas kita pilih untuk menjadi ketua,&amp;quot; tandasnya.  Meski menggunakan sistem one man one vote pihaknya yakin bisa menghindari tarikan politik.   </content:encoded></item></channel></rss>
