<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>200 Orang Demo DPR Desak Tuntaskan Kasus BLBI</title><description>Hampir 200 orang lebih menggelar aksi demo di depan Gedung DPR. Mereka menuntut agar para anggota dewan turut andil dalam menyelesaikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/04/1/65804/200-orang-demo-dpr-desak-tuntaskan-kasus-blbi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/04/1/65804/200-orang-demo-dpr-desak-tuntaskan-kasus-blbi"/><item><title>200 Orang Demo DPR Desak Tuntaskan Kasus BLBI</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/04/1/65804/200-orang-demo-dpr-desak-tuntaskan-kasus-blbi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/04/1/65804/200-orang-demo-dpr-desak-tuntaskan-kasus-blbi</guid><pubDate>Selasa 04 Desember 2007 15:39 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Hampir 200 orang lebih menggelar aksi demo di depan Gedung DPR. Mereka menuntut agar para anggota dewan turut andil dalam menyelesaikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).Pantauan okezone, aksi massa dari tiga kelompok itu, digelar di depan Gedung DPR, Kawasan Senayan, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2007). Dalam aksinya, massa juga membentangkan spanduk-spanduk dan poster yang mendesak agar kasus BLBI segera dituntaskan. Massa meminta agar anggota dewan dan pemerintah segera mengeksuki para pengusaha. Spanduk yang digelar antara lain bertuliskan, &amp;quot;Tangkap bos Salim Group Liem Sioe Liong&amp;quot; dan &amp;quot;Tangkap 16 Koruptor BLBI&amp;quot;. Mereka pun meneriakkan orasi-orasi desakan untuk menyelesaikan kasus tersebut. &amp;quot;Kasus BLBI ini sudah 10 tahun, tapi sampai sekarang penyelesaiannya belum jelas,&amp;quot; teriak salah seorang orator dari satu kelompok. Dalam aksi yang berjalan damai itu, mereka mendapatkan pengawalan ketat dari para polisi. Aksi ini tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan utama tersebut. Mereka secara bergantian melakukan orasi tepat di depan gerbang Gedung DPR.Aksi yang digelar tiga kelompok massa itu, bertepatan dengan sidang paripurna DPR tentang interpelasi BLBI. Akhirnya, DPR secara aklamasi menggolkan interpelasi kasus BLBI dan Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI).</description><content:encoded>JAKARTA - Hampir 200 orang lebih menggelar aksi demo di depan Gedung DPR. Mereka menuntut agar para anggota dewan turut andil dalam menyelesaikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).Pantauan okezone, aksi massa dari tiga kelompok itu, digelar di depan Gedung DPR, Kawasan Senayan, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2007). Dalam aksinya, massa juga membentangkan spanduk-spanduk dan poster yang mendesak agar kasus BLBI segera dituntaskan. Massa meminta agar anggota dewan dan pemerintah segera mengeksuki para pengusaha. Spanduk yang digelar antara lain bertuliskan, &amp;quot;Tangkap bos Salim Group Liem Sioe Liong&amp;quot; dan &amp;quot;Tangkap 16 Koruptor BLBI&amp;quot;. Mereka pun meneriakkan orasi-orasi desakan untuk menyelesaikan kasus tersebut. &amp;quot;Kasus BLBI ini sudah 10 tahun, tapi sampai sekarang penyelesaiannya belum jelas,&amp;quot; teriak salah seorang orator dari satu kelompok. Dalam aksi yang berjalan damai itu, mereka mendapatkan pengawalan ketat dari para polisi. Aksi ini tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan utama tersebut. Mereka secara bergantian melakukan orasi tepat di depan gerbang Gedung DPR.Aksi yang digelar tiga kelompok massa itu, bertepatan dengan sidang paripurna DPR tentang interpelasi BLBI. Akhirnya, DPR secara aklamasi menggolkan interpelasi kasus BLBI dan Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI).</content:encoded></item></channel></rss>
