<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hutan Rusak, Sumsel Diambang Bencana</title><description>Sedikitnya 82 persen dari 3,7 juta hektare hutan di Sumatera Selatan (Sumsel) telah terkonversi dan beralih fungsi. Pemiicunya eksploitasi berlebihan sumber energi fosil seperti minyak bumi.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/09/1/66931/hutan-rusak-sumsel-diambang-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/09/1/66931/hutan-rusak-sumsel-diambang-bencana"/><item><title>Hutan Rusak, Sumsel Diambang Bencana</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/09/1/66931/hutan-rusak-sumsel-diambang-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/09/1/66931/hutan-rusak-sumsel-diambang-bencana</guid><pubDate>Minggu 09 Desember 2007 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Arpan Rachman</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>PALEMBANG - Sedikitnya 82 persen dari 3,7 juta hektare hutan di Sumatera Selatan (Sumsel) telah terkonversi dan beralih fungsi. Pemiicunya adalah kebijakan politik pemerintah soal pengelolaan sumber daya alam yang mengeksploitasi habis-habisan sumber energi fosil seperti minyak bumi. Akibatnya, potensi bencana mulai mengintai Sumsel.&amp;quot;Negara miskin macam Indonesia sering dituding penyebab pemanasan global. Faktanya, kerusakan lingkungan lebih disebabkan pemenuhan kebutuhan negara maju yang dikeruk habis dari negara miskin. Jadinya, negara miskin mengalami krisis lingkungan,&amp;quot; kata Dede Chaniago, koordinator Gerakan Rakyat Menyelamatkan Bumi (GRMB) di Palembang, Minggu (9/12/2007).Dede mengurai, perhutanan (forestry area) di Sumsel banyak yang jadi lahan kritis. Angka 82 persen yang adekuat mengenai perluasan alih-konversi hutan dan lahan belum termasuk lahan gambut yang berubah jadi perkebunan kelapa sawit raksasa di rimba belantara Sumatra.  </description><content:encoded>PALEMBANG - Sedikitnya 82 persen dari 3,7 juta hektare hutan di Sumatera Selatan (Sumsel) telah terkonversi dan beralih fungsi. Pemiicunya adalah kebijakan politik pemerintah soal pengelolaan sumber daya alam yang mengeksploitasi habis-habisan sumber energi fosil seperti minyak bumi. Akibatnya, potensi bencana mulai mengintai Sumsel.&amp;quot;Negara miskin macam Indonesia sering dituding penyebab pemanasan global. Faktanya, kerusakan lingkungan lebih disebabkan pemenuhan kebutuhan negara maju yang dikeruk habis dari negara miskin. Jadinya, negara miskin mengalami krisis lingkungan,&amp;quot; kata Dede Chaniago, koordinator Gerakan Rakyat Menyelamatkan Bumi (GRMB) di Palembang, Minggu (9/12/2007).Dede mengurai, perhutanan (forestry area) di Sumsel banyak yang jadi lahan kritis. Angka 82 persen yang adekuat mengenai perluasan alih-konversi hutan dan lahan belum termasuk lahan gambut yang berubah jadi perkebunan kelapa sawit raksasa di rimba belantara Sumatra.  </content:encoded></item></channel></rss>
