<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HAM di Indonesia Lebih Buruk Dibandingkan Malaysia</title><description>Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia dinilai masih lebih buruk ketimbang negara tetangga, yaitu Malaysia. Hal ini dikatakan terkait peringatan hari HAM internasional.   </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/10/1/67030/ham-di-indonesia-lebih-buruk-dibandingkan-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/10/1/67030/ham-di-indonesia-lebih-buruk-dibandingkan-malaysia"/><item><title>HAM di Indonesia Lebih Buruk Dibandingkan Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/10/1/67030/ham-di-indonesia-lebih-buruk-dibandingkan-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/10/1/67030/ham-di-indonesia-lebih-buruk-dibandingkan-malaysia</guid><pubDate>Senin 10 Desember 2007 07:16 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  JAKARTA -  Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia dinilai masih lebih buruk ketimbang negara tetangga, yaitu Malaysia. Hal ini dikatakan terkait peringatan hari HAM internasional.  &amp;quot;Sulit untuk memberikan peringkat, jika dibandingkan dengan Malaysia pun, HAM di Indonesia masih jauh lebih buruk,&amp;quot; ujar Direktur YLBHI, Patra Zein saat dihubungi okezone, Senin (10/12/2007).  Menurut Patra, rakyat Indonesia hingga saat ini belum memperoleh hak sosial politik maupun hak ekonomi sosial budaya, terutama dalam hal pendidikan. Ia mengatakan pendidikan merupakan hak asasi manusia yang paling utama.    &amp;quot;Di Indonesia masih banyak sekali orangtua yang tidak bisa menyekolahkan anaknya. Padahal setiap warga Negara berhak atas pendidikan yang layak yang sesungguhnya bisa diperoleh dengan cuma-cuma, tetapi di sini, pendidikan sangatlah mahal,&amp;quot; katanya.  Dengan terpenuhinya hak manusia untuk mengenyam pendidikan Patra menambahkan, rakyat Indonesia bisa memperoleh hak lainnya. &amp;quot;Dengan diperolehnya pendidikan, rakyat bisa meperoleh kehidupan dan pekerjaan yang layak,&amp;quot; tambahnya.  Ia berharap, agar HAM di Indonesia meperoleh peringkat lebih baik, pendidikan rakyat harus diutamakan.    </description><content:encoded>  JAKARTA -  Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia dinilai masih lebih buruk ketimbang negara tetangga, yaitu Malaysia. Hal ini dikatakan terkait peringatan hari HAM internasional.  &amp;quot;Sulit untuk memberikan peringkat, jika dibandingkan dengan Malaysia pun, HAM di Indonesia masih jauh lebih buruk,&amp;quot; ujar Direktur YLBHI, Patra Zein saat dihubungi okezone, Senin (10/12/2007).  Menurut Patra, rakyat Indonesia hingga saat ini belum memperoleh hak sosial politik maupun hak ekonomi sosial budaya, terutama dalam hal pendidikan. Ia mengatakan pendidikan merupakan hak asasi manusia yang paling utama.    &amp;quot;Di Indonesia masih banyak sekali orangtua yang tidak bisa menyekolahkan anaknya. Padahal setiap warga Negara berhak atas pendidikan yang layak yang sesungguhnya bisa diperoleh dengan cuma-cuma, tetapi di sini, pendidikan sangatlah mahal,&amp;quot; katanya.  Dengan terpenuhinya hak manusia untuk mengenyam pendidikan Patra menambahkan, rakyat Indonesia bisa memperoleh hak lainnya. &amp;quot;Dengan diperolehnya pendidikan, rakyat bisa meperoleh kehidupan dan pekerjaan yang layak,&amp;quot; tambahnya.  Ia berharap, agar HAM di Indonesia meperoleh peringkat lebih baik, pendidikan rakyat harus diutamakan.    </content:encoded></item></channel></rss>
