<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Global Warming Suhu Lampung Naik 3 Derajat Celcius</title><description>Dampak pemanasan global (global warming) mulai dirasakan di wilayah Sumatra. Salah satunya, wilayah Lampung yang telah mengalami kenaikan suhu cuaca hingga tiga derajat celcius.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/11/1/67447/dampak-global-warming-suhu-lampung-naik-3-derajat-celcius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/11/1/67447/dampak-global-warming-suhu-lampung-naik-3-derajat-celcius"/><item><title>Dampak Global Warming Suhu Lampung Naik 3 Derajat Celcius</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/11/1/67447/dampak-global-warming-suhu-lampung-naik-3-derajat-celcius</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/11/1/67447/dampak-global-warming-suhu-lampung-naik-3-derajat-celcius</guid><pubDate>Selasa 11 Desember 2007 14:00 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     LAMPUNG - Dampak pemanasan global (global warming) mulai dirasakan di wilayah Sumatra. Salah satunya, wilayah Lampung yang telah mengalami kenaikan suhu cuaca hingga tiga derajat celcius.Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Lampung, Hariyanto mengatakan, kenaikan suhu di wilayah Lampung sudah sangat mengkhawatirkan.&amp;quot;Kita tidak bisa lagi menyepelekan masalah global warming, karena dampaknya sudah sangat terasa di Lampung,&amp;quot; kata Hariyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/12/2007).Dia menjelaskan, dampak yang sangat dirasakan dari global warming yakni naiknya suhu di Lampung mencapai 35-36 derajat celcius pada Oktober dan November kemarin. &amp;quot;Padahal sebelumnya, suhu cuaca di Lampung hanya 33 derajat celcius,&amp;quot; tandasnya.Â  BMG mencatat, lanjut Hariyanto, kenaikan suhu di Lampung dalam kisaran 35 derajat celcius sebanyak tujuh kali. &amp;quot;Sementara hingga kisaran 36 derakat celcius, baru kali pertama,&amp;quot; katanya.Hariyanto menambahkan, dampak lain dari pemanasan global, mengakibatkan pergeseran musim hujan. &amp;quot;Biasanya awal September atau Oktober Lampung sudah diguyur hujan. Namun, tahun ini, hujan merata baru terjadi pertengahan Desember. Saat ini awal musim hujan bergeser satu hingga tiga dasarian,&amp;quot; paparnya.    </description><content:encoded>     LAMPUNG - Dampak pemanasan global (global warming) mulai dirasakan di wilayah Sumatra. Salah satunya, wilayah Lampung yang telah mengalami kenaikan suhu cuaca hingga tiga derajat celcius.Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Lampung, Hariyanto mengatakan, kenaikan suhu di wilayah Lampung sudah sangat mengkhawatirkan.&amp;quot;Kita tidak bisa lagi menyepelekan masalah global warming, karena dampaknya sudah sangat terasa di Lampung,&amp;quot; kata Hariyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/12/2007).Dia menjelaskan, dampak yang sangat dirasakan dari global warming yakni naiknya suhu di Lampung mencapai 35-36 derajat celcius pada Oktober dan November kemarin. &amp;quot;Padahal sebelumnya, suhu cuaca di Lampung hanya 33 derajat celcius,&amp;quot; tandasnya.Â  BMG mencatat, lanjut Hariyanto, kenaikan suhu di Lampung dalam kisaran 35 derajat celcius sebanyak tujuh kali. &amp;quot;Sementara hingga kisaran 36 derakat celcius, baru kali pertama,&amp;quot; katanya.Hariyanto menambahkan, dampak lain dari pemanasan global, mengakibatkan pergeseran musim hujan. &amp;quot;Biasanya awal September atau Oktober Lampung sudah diguyur hujan. Namun, tahun ini, hujan merata baru terjadi pertengahan Desember. Saat ini awal musim hujan bergeser satu hingga tiga dasarian,&amp;quot; paparnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
