<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Buah Anggota DPR Aniaya Pemilik Gerai di Plaza Senayan</title><description>Diduga berlatar belakang konflik perusahaan keluarga, tiga orang anak buah seorang anggota DPR melakukan aksi premanisme di Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Korbannya salah seorang pemilik gerai perak menderita luka memar karena sempat diseret-seret.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/12/1/67779/anak-buah-anggota-dpr-aniaya-pemilik-gerai-di-plaza-senayan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/12/1/67779/anak-buah-anggota-dpr-aniaya-pemilik-gerai-di-plaza-senayan"/><item><title>Anak Buah Anggota DPR Aniaya Pemilik Gerai di Plaza Senayan</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/12/1/67779/anak-buah-anggota-dpr-aniaya-pemilik-gerai-di-plaza-senayan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/12/1/67779/anak-buah-anggota-dpr-aniaya-pemilik-gerai-di-plaza-senayan</guid><pubDate>Rabu 12 Desember 2007 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Hariyanto Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>  JAKARTA  - Diduga berlatar belakang konflik perusahaan keluarga, tiga orang anak buah seorang anggota DPR melakukan aksi premanisme di Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Korbannya salah seorang pemilik gerai perak menderita luka memar karena sempat diseret-seret.  Kejadian bermula pada pukul 10.00 WIB. Ketika itu Baby Singgih pemilik gerai perak Royal Selangor di Lantai II itu didatangi Ahmad, Dhani, Ikro. Ketiganya meminta Baby untuk keluar. Namun karena permintaan itu tidak dituruti, Baby akhirnya di tarik secara paksa.  Di tengah percekcokan itu Baby sempat mencuri kesempatan untuk menelepon Wakapolda Raziman Tarigan. Tak lama kemudian, petugas kepolisian pun tiba dilokasi dan menggelandang ketiganya.Menurut Baby, dirinya mengenali ketiga orang itu sebagai karyawan kakaknya, Jaka Singgih yang juga anggota Komisi VII Fraksi PDIP. Salah satunya menurut Baby bahkan pernah bekerja di gerai perak miliknya.  &amp;quot;Saya menduga mereka orang suruhan Jaka. Jaka sendiri saya duga ingin menguasai usaha gerai, padahal saya yang mengembangkan usaha,&amp;quot; kata Baby di Polda Metro Jaya, Rabu (12/12/2007).  Menurut Baby, sebelum peristiwa ini, sebelumnya dia kerap diintimidasi  dan sering diikuti gerak-geriknya oleh ketiga anak buah kakaknya itu.  Ditemui terpisah, Raziman Tarigan menyesalkan terjadinya aksi premanisme di pusat perbelanjaan itu. Sebab menurut dia, aksi itu tidak perlu terjadi karena di pusat perbelanjaan sudah terdapat pengamanan.    </description><content:encoded>  JAKARTA  - Diduga berlatar belakang konflik perusahaan keluarga, tiga orang anak buah seorang anggota DPR melakukan aksi premanisme di Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Korbannya salah seorang pemilik gerai perak menderita luka memar karena sempat diseret-seret.  Kejadian bermula pada pukul 10.00 WIB. Ketika itu Baby Singgih pemilik gerai perak Royal Selangor di Lantai II itu didatangi Ahmad, Dhani, Ikro. Ketiganya meminta Baby untuk keluar. Namun karena permintaan itu tidak dituruti, Baby akhirnya di tarik secara paksa.  Di tengah percekcokan itu Baby sempat mencuri kesempatan untuk menelepon Wakapolda Raziman Tarigan. Tak lama kemudian, petugas kepolisian pun tiba dilokasi dan menggelandang ketiganya.Menurut Baby, dirinya mengenali ketiga orang itu sebagai karyawan kakaknya, Jaka Singgih yang juga anggota Komisi VII Fraksi PDIP. Salah satunya menurut Baby bahkan pernah bekerja di gerai perak miliknya.  &amp;quot;Saya menduga mereka orang suruhan Jaka. Jaka sendiri saya duga ingin menguasai usaha gerai, padahal saya yang mengembangkan usaha,&amp;quot; kata Baby di Polda Metro Jaya, Rabu (12/12/2007).  Menurut Baby, sebelum peristiwa ini, sebelumnya dia kerap diintimidasi  dan sering diikuti gerak-geriknya oleh ketiga anak buah kakaknya itu.  Ditemui terpisah, Raziman Tarigan menyesalkan terjadinya aksi premanisme di pusat perbelanjaan itu. Sebab menurut dia, aksi itu tidak perlu terjadi karena di pusat perbelanjaan sudah terdapat pengamanan.    </content:encoded></item></channel></rss>
