<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mbah Tardjo: Rumah Sudah Remuk, Ya Harus Direnovasi</title><description>Meski Ketua MPR Hidayat Nurwahid menganggap aneh program renovasi rumah dinas DPR, tapi Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno justru berbeda pendapat. Meski demikian, uang kontrak rumah sebesar Rp13 juta masih mendapat penolakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68208/mbah-tardjo-rumah-sudah-remuk-ya-harus-direnovasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68208/mbah-tardjo-rumah-sudah-remuk-ya-harus-direnovasi"/><item><title>Mbah Tardjo: Rumah Sudah Remuk, Ya Harus Direnovasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68208/mbah-tardjo-rumah-sudah-remuk-ya-harus-direnovasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68208/mbah-tardjo-rumah-sudah-remuk-ya-harus-direnovasi</guid><pubDate>Jum'at 14 Desember 2007 11:15 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Meski Ketua MPR Hidayat Nurwahid menganggap aneh program renovasi rumah dinas DPR, tapi Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno justru berbeda pendapat. Meski demikian, uang kontrak rumah sebesar Rp13 juta masih mendapat penolakan.&amp;quot;Kalau sudah remuk ya mau diapain lagi? Ya harus direnovasi,&amp;quot; ujar Soetardjo Soerjogoeritno kepada wartawan di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2007).Politisi senior dari PDI Perjuangan ini justru menyetujui rencana Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR untuk merenovasi rumah dinas bagi anggota dewan. Tapi, Mbah Tardjo -sapaannya- meminta agar rumah yang direnovasi tidak menjadi terlalu mewah. &amp;quot;Tapi bentuknya jangan lux. Sederhana saja!&amp;quot; ujarnya. Meski menyetujui adanya rencana renovasi itu, Mbah Tardjo menyayangkan adanya anggaran untuk kontrak atau sewa rumah bagi anggota dewan yang kediamannya sedang direnovasi. &amp;quot;Itu malah bisa beli rumah,&amp;quot; sindirnya.Untuk diketahui, Ketua DPR Agung Laksono mengatakan, setiap anggota dewan akan mendapatkan Rp13 juta per bulan untuk uang sewa kontrak rumah. Hal ini sebagai konsekuensi atas renovasi skala berat pada rumah dinas DPR di Kalibata, Jakarta Selatan.Tapi, rencana tersebut justru ditentang Hidayat Nurwahid. Masyarakat pun menilai, BURT DPR kurang sensitif karena mencanangkan program yang menyakiti hati rakyat. </description><content:encoded>JAKARTA - Meski Ketua MPR Hidayat Nurwahid menganggap aneh program renovasi rumah dinas DPR, tapi Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno justru berbeda pendapat. Meski demikian, uang kontrak rumah sebesar Rp13 juta masih mendapat penolakan.&amp;quot;Kalau sudah remuk ya mau diapain lagi? Ya harus direnovasi,&amp;quot; ujar Soetardjo Soerjogoeritno kepada wartawan di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2007).Politisi senior dari PDI Perjuangan ini justru menyetujui rencana Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR untuk merenovasi rumah dinas bagi anggota dewan. Tapi, Mbah Tardjo -sapaannya- meminta agar rumah yang direnovasi tidak menjadi terlalu mewah. &amp;quot;Tapi bentuknya jangan lux. Sederhana saja!&amp;quot; ujarnya. Meski menyetujui adanya rencana renovasi itu, Mbah Tardjo menyayangkan adanya anggaran untuk kontrak atau sewa rumah bagi anggota dewan yang kediamannya sedang direnovasi. &amp;quot;Itu malah bisa beli rumah,&amp;quot; sindirnya.Untuk diketahui, Ketua DPR Agung Laksono mengatakan, setiap anggota dewan akan mendapatkan Rp13 juta per bulan untuk uang sewa kontrak rumah. Hal ini sebagai konsekuensi atas renovasi skala berat pada rumah dinas DPR di Kalibata, Jakarta Selatan.Tapi, rencana tersebut justru ditentang Hidayat Nurwahid. Masyarakat pun menilai, BURT DPR kurang sensitif karena mencanangkan program yang menyakiti hati rakyat. </content:encoded></item></channel></rss>
