<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enam Pelaku Curas Dibekuk Polisi</title><description>Enam pelaku tindak pencurian dengan kekerasan berhasil diamankan Polda Metro Jaya. Enam pelaku tersebut ditangkap setelah lolos melancarkan aksi jahatnya di belasan daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68277/enam-pelaku-curas-dibekuk-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68277/enam-pelaku-curas-dibekuk-polisi"/><item><title>Enam Pelaku Curas Dibekuk Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68277/enam-pelaku-curas-dibekuk-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/14/1/68277/enam-pelaku-curas-dibekuk-polisi</guid><pubDate>Jum'at 14 Desember 2007 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Hariyanto Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Enam pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (curas) berhasil diamankan Polda Metro Jaya. Enam pelaku tersebut ditangkap setelah lolos melancarkan aksi jahatnya di belasan daerah. &amp;quot;Para pelaku mengakui pernah melakukan pencurian di 14 daerah. Beberapa di antaranya Pasar Minggu, Sunter, Ciledug, Kemang, Bintaro, Cibubur dan Semarang,&amp;quot; ujar Kasat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Reza Calvian Gumay, di Jakarta, Jumat (14/12/2007).Menurutnya, modus yang dilakukan para pelaku ini selalu sama. Yakni dengan bertamu di rumah mewah yang ditinggal pemiliknya dan hanya ditunggui para pembantu. Seperti kasus terakhir yang menimpa Lim Tjiauw Leng. Pada 23 November sekira pukul 13.00 WIB, keenam pelaku bertamu ke rumah Lim di Jalan Kuta Elok No 18 RT 015 RW 007, Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para pelaku sengaja mengincar rumah tersebut, karena hampir setiap siang hari, rumah tersebut selalu ditinggalkan Lim dan keluarganya. &amp;quot;Rumah mewah itu hanya ditunggu beberapa pembantunya,&amp;quot; Reza.Keenam pelaku kemudian berpura-pura menjadi kenalan Lim. Meski para pembantu Lim telah mengatakan tuan rumahnya tak berada di rumah, namun para pelaku tak kekurangan akal. Salah seorang pelaku pun berpura-pura menelepon Lim menggunakan telepon genggamnya. Setelah itu mengatakan pada para pembantu Lim bahwa sang pemilik rumah telah memerintahkan mereka untuk menunggu.Langkah selanjutnya, pelaku akan meminta pembantu itu untuk mengambil minuman. Saat itulah, mereka mulai beraksi! Mereka mengikuti langkah sang pembantu menuju ke dalam rumah dan akhirnya membekap seluruh penghuninya. Bahkan mereka juga memiliki senjata api yang digunakan untuk mengancam korban agar tak berteriak.Bisa ditebak, setelah korban tak berkutik dan terkunci di salah satu ruang, para pelaku langsung menggasak seluruh barang berharga yang diminati. Mereka juga menyiapkan obeng dan peralatan untuk mencongkel lemari-lemari dan pintu.Keenam pelaku tersebut adalah Hendra Gunawan alias Susanton alias Tan San warga Jalan Kresek No 23 RT 06 RW 11 Kelurahan Cengkareng, Jakarta Barat, Antonio warga Jalan Hibrida No 15 RA, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Iqbal bin Sangkut, warga Jalan Raya Pondok Gede dan Jalan Ahmad Yani RT 27 RW 008 No 1491, Plaju 16 Ulu, Sebrang Ulu II, Palembang.Sedangkan tiga lainnya adalah Akmal bin Idris warga Perumahan Bekasi Jaya Indah, Jalan Duren 5, Blok S52 No 7, RT 007 RW 009, Duren Jaya, Bekasi Timur, Andi Muhtar, warga Vila Nusa Indah Blok V No 23, Bekasi Barat dan Jefriyanto, warga Talang Petai Gang Swadaya, Tegal Binangun, Plaju, Palembang.&amp;quot;Para pelaku terancam pasal 365 KUHP mengenai tindak pidana pencurian dengan kekerasan,&amp;quot; tandas reza.Sementara itu, polisi juga berhasil menyita beberapa barang buti, seperti satu unit mobil Mitsubishi Gallant warna silver B 2819 Q, Mitsubisi Eterna warna silver B 1014 DB, dua obeng besar, satu pisau dapur dan tiga telepon genggam merk Nokia.</description><content:encoded>JAKARTA - Enam pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (curas) berhasil diamankan Polda Metro Jaya. Enam pelaku tersebut ditangkap setelah lolos melancarkan aksi jahatnya di belasan daerah. &amp;quot;Para pelaku mengakui pernah melakukan pencurian di 14 daerah. Beberapa di antaranya Pasar Minggu, Sunter, Ciledug, Kemang, Bintaro, Cibubur dan Semarang,&amp;quot; ujar Kasat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Reza Calvian Gumay, di Jakarta, Jumat (14/12/2007).Menurutnya, modus yang dilakukan para pelaku ini selalu sama. Yakni dengan bertamu di rumah mewah yang ditinggal pemiliknya dan hanya ditunggui para pembantu. Seperti kasus terakhir yang menimpa Lim Tjiauw Leng. Pada 23 November sekira pukul 13.00 WIB, keenam pelaku bertamu ke rumah Lim di Jalan Kuta Elok No 18 RT 015 RW 007, Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para pelaku sengaja mengincar rumah tersebut, karena hampir setiap siang hari, rumah tersebut selalu ditinggalkan Lim dan keluarganya. &amp;quot;Rumah mewah itu hanya ditunggu beberapa pembantunya,&amp;quot; Reza.Keenam pelaku kemudian berpura-pura menjadi kenalan Lim. Meski para pembantu Lim telah mengatakan tuan rumahnya tak berada di rumah, namun para pelaku tak kekurangan akal. Salah seorang pelaku pun berpura-pura menelepon Lim menggunakan telepon genggamnya. Setelah itu mengatakan pada para pembantu Lim bahwa sang pemilik rumah telah memerintahkan mereka untuk menunggu.Langkah selanjutnya, pelaku akan meminta pembantu itu untuk mengambil minuman. Saat itulah, mereka mulai beraksi! Mereka mengikuti langkah sang pembantu menuju ke dalam rumah dan akhirnya membekap seluruh penghuninya. Bahkan mereka juga memiliki senjata api yang digunakan untuk mengancam korban agar tak berteriak.Bisa ditebak, setelah korban tak berkutik dan terkunci di salah satu ruang, para pelaku langsung menggasak seluruh barang berharga yang diminati. Mereka juga menyiapkan obeng dan peralatan untuk mencongkel lemari-lemari dan pintu.Keenam pelaku tersebut adalah Hendra Gunawan alias Susanton alias Tan San warga Jalan Kresek No 23 RT 06 RW 11 Kelurahan Cengkareng, Jakarta Barat, Antonio warga Jalan Hibrida No 15 RA, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Iqbal bin Sangkut, warga Jalan Raya Pondok Gede dan Jalan Ahmad Yani RT 27 RW 008 No 1491, Plaju 16 Ulu, Sebrang Ulu II, Palembang.Sedangkan tiga lainnya adalah Akmal bin Idris warga Perumahan Bekasi Jaya Indah, Jalan Duren 5, Blok S52 No 7, RT 007 RW 009, Duren Jaya, Bekasi Timur, Andi Muhtar, warga Vila Nusa Indah Blok V No 23, Bekasi Barat dan Jefriyanto, warga Talang Petai Gang Swadaya, Tegal Binangun, Plaju, Palembang.&amp;quot;Para pelaku terancam pasal 365 KUHP mengenai tindak pidana pencurian dengan kekerasan,&amp;quot; tandas reza.Sementara itu, polisi juga berhasil menyita beberapa barang buti, seperti satu unit mobil Mitsubishi Gallant warna silver B 2819 Q, Mitsubisi Eterna warna silver B 1014 DB, dua obeng besar, satu pisau dapur dan tiga telepon genggam merk Nokia.</content:encoded></item></channel></rss>
