<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Ngaku Sulit Ungkap Kasus Aliran Dana BI ke DPR</title><description>Kasus aliran dana BI ke anggota DPR diakui sebagai kasus unik yang memiliki keistimewaan dibanding kasus-kasus gratifikasi lain. Badan Kehormatan (BK) DPR pun mengaku kesulitan menyelesaikan kasus ini.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/15/1/68460/dpr-ngaku-sulit-ungkap-kasus-aliran-dana-bi-ke-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2007/12/15/1/68460/dpr-ngaku-sulit-ungkap-kasus-aliran-dana-bi-ke-dpr"/><item><title>DPR Ngaku Sulit Ungkap Kasus Aliran Dana BI ke DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2007/12/15/1/68460/dpr-ngaku-sulit-ungkap-kasus-aliran-dana-bi-ke-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2007/12/15/1/68460/dpr-ngaku-sulit-ungkap-kasus-aliran-dana-bi-ke-dpr</guid><pubDate>Sabtu 15 Desember 2007 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Lamtiur Kristin Natalia Malau</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA- Kasus aliran dana BI ke anggota DPR diakui sebagai kasus unik yang memiliki keistimewaan dibanding kasus-kasus gratifikasi lain. Badan Kehormatan (BK) DPR pun mengaku kesulitan menyelesaikan kasus ini. &amp;quot;Sulit bagi saya untuk mengatakan ini persis sama dengan yang lalu karena kasus ini banyak keistimewaan. Retro aktif didukung oleh semua fraksi,&amp;quot; kata Wakil Ketua BK DPR Gayus Lumbuun usai diskusi di Menteng Huis, Jakarta, Sabtu (15/12/2007).Untuk memanggil anggota DPR yang diduga menerima dana BI, Gayus menegaskan akan terlebih dulu mengumpulkan kelengkapannya.&amp;quot;BK akan terlebih dulu melengkapi semua persiapan untuk memanggil anggota DPR yang diduga terlibat. KPK sendiri memanggil tidak bisa menemukan pengakuan. Kita di sini tidak bicara pengakuan tapi satu kesatuan dari yang mengaku memberi, kejelasan memberi di mana, jumlah uangnya dan temuan BPK akan menunjukkan satu rangkaian peristiwa,&amp;quot; ucapnya.Soal sanksi yang akan diberikan, Gayus mengaku akan menyerahkan keputusan tersebut kepada fraksi-fraksi yang ada di DPR.&amp;quot;Oleh karena itu rangkuman saya nanti akan saya kembalikan ke fraksi-fraksi. Biar fraksi yang menilai sanksi apa yang patut diberlakukan,&amp;quot; pungkasnya.    </description><content:encoded>JAKARTA- Kasus aliran dana BI ke anggota DPR diakui sebagai kasus unik yang memiliki keistimewaan dibanding kasus-kasus gratifikasi lain. Badan Kehormatan (BK) DPR pun mengaku kesulitan menyelesaikan kasus ini. &amp;quot;Sulit bagi saya untuk mengatakan ini persis sama dengan yang lalu karena kasus ini banyak keistimewaan. Retro aktif didukung oleh semua fraksi,&amp;quot; kata Wakil Ketua BK DPR Gayus Lumbuun usai diskusi di Menteng Huis, Jakarta, Sabtu (15/12/2007).Untuk memanggil anggota DPR yang diduga menerima dana BI, Gayus menegaskan akan terlebih dulu mengumpulkan kelengkapannya.&amp;quot;BK akan terlebih dulu melengkapi semua persiapan untuk memanggil anggota DPR yang diduga terlibat. KPK sendiri memanggil tidak bisa menemukan pengakuan. Kita di sini tidak bicara pengakuan tapi satu kesatuan dari yang mengaku memberi, kejelasan memberi di mana, jumlah uangnya dan temuan BPK akan menunjukkan satu rangkaian peristiwa,&amp;quot; ucapnya.Soal sanksi yang akan diberikan, Gayus mengaku akan menyerahkan keputusan tersebut kepada fraksi-fraksi yang ada di DPR.&amp;quot;Oleh karena itu rangkuman saya nanti akan saya kembalikan ke fraksi-fraksi. Biar fraksi yang menilai sanksi apa yang patut diberlakukan,&amp;quot; pungkasnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
